IFA.id -- Saat berkunjung ke Malang, Jawa Timur, keripik apel menjadi oleh-oleh khas yang tak boleh dilewatkan.
Namun, Apelicious menawarkan lebih dari sekadar keripik apel—brand ini menghadirkan berbagai varian keripik buah dan sayuran.
Didirikan pada 2016 oleh Noor Lisa Amalia, Apelicious berawal dari usaha kecil yang ia jalankan sambil bekerja.
Baca Juga: 5 Ide Bisnis Modal Kecil yang Menguntungkan Saat Ramadan
Awalnya, Lisa hanya memproduksi keripik apel dan menitipkannya ke warung, restoran, serta hotel.
Namun, usahanya tidak berkembang pesat karena hanya dijalankan sebagai sampingan.
Setahun kemudian, Lisa memutuskan untuk fokus penuh pada bisnisnya. Tantangan pun muncul—bersaing di kota yang terkenal sebagai penghasil keripik apel tidaklah mudah.
Baca Juga: Dari Perikanan ke Kuliner: Ridwan Darussalam Sukses Besarkan Amor Cakes
Untuk memperluas pasar, ia berinovasi dengan menambah varian produk, tidak hanya apel tetapi juga berbagai jenis buah dan sayuran.
Lisa menggandeng petani lokal yang memiliki hasil panen melimpah tetapi kesulitan menjual produknya.
Selain itu, ia juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, termasuk mereka yang sudah lanjut usia.
Strategi pemasaran online menjadi kunci pertumbuhan Apelicious, terutama saat pandemi Covid-19.
Baca Juga: SilverQueen: Cokelat Lokal yang Mendunia
Produk keripik buah dan sayurnya yang dikeringkan tanpa tambahan gula, garam, atau MSG semakin diminati sebagai camilan sehat.
Dengan memanfaatkan media sosial dan iklan digital, Lisa berhasil meningkatkan penjualan hingga 40%, terutama menjelang Ramadan.