IFA.id -- Siapa sangka, dengan modal awal hanya 500 ribu rupiah, Muhammad Rofiq Akbar, seorang pemuda asal Bengkulu, berhasil menciptakan usaha kerupuk tulang ikan tenggiri pertama di Indonesia.
Perjalanan ini dimulai dari kegagalan tes CPNS dan pengalaman kuliah yang tidak berjalan mulus.
Dengan tekad kuat untuk meringankan beban orang tuanya yang bekerja sebagai buruh harian, ia memulai bisnis kecil-kecilan.
Baca Juga: Makanan Halal untuk Bekal Lebaran yang Menggugah Selera
Rofiq melihat peluang unik dengan memanfaatkan tulang ikan tenggiri yang diolah menjadi kerupuk kalsium yang inovatif.
Dengan strategi sederhana seperti memanfaatkan Facebook Ads dan menawarkan garansi untuk reseller, bisnisnya perlahan berkembang.
Baca Juga: Rumah Budaya Sukuraga: Pusat Eduwisata dan Pelestarian Seni Lokal Sukabumi
Kini, produk kerupuknya telah dikenal luas dan menjadi pelopor di pasar lokal. Tak hanya itu, ia berhasil membuka toko oleh-oleh strategis di sekitar bandara Bengkulu, membuktikan bahwa kerja keras dan kreativitas dapat membawa kesuksesan dari nol.
Kisah Rofiq menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani melawan rasa takut, terus belajar, dan memanfaatkan peluang meski dalam keterbatasan.