Beberapa komoditas seperti kedelai biji kering dan bawang putih justru mengalami penurunan harga.
Tren Kenaikan di Daerah Lain
Kenaikan harga sembako tidak hanya terjadi di Yogyakarta. Di Jawa Timur, harga cabai rawit merah dan bawang merah juga mengalami kenaikan.
Sementara itu, harga tomat di Kuningan, Jawa Barat, melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp30.000 per kilogram akibat faktor cuaca dan tingginya permintaan.
Di Mojokerto, harga cabai rawit naik 8,65% menjadi Rp53.850 per kilogram, dan cabai merah naik 3,36% menjadi Rp29.265 per kilogram.
Baca Juga: PT SAU Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pelalawan
Penyebab Kenaikan Harga
Beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan harga sembako di awal Juli 2025 antara lain:
Permintaan yang tinggi menjelang akhir pekan dan awal bulan.
Perubahan cuaca yang memengaruhi pasokan, terutama untuk sayuran dan cabai.
Fluktuasi harga pakan ternak yang memengaruhi harga telur ayam dan daging ayam.
Distribusi dan stok yang belum sepenuhnya stabil di beberapa pasar tradisional.
Data diambil dari PIHPS dan Bapanas, rata-rata Pasar Beringharjo dan Kranggan, Yogyakarta.
Dampak bagi Konsumen
Kenaikan harga sembako, terutama telur ayam dan cabai, menjadi perhatian masyarakat dan pelaku usaha kuliner di Yogyakarta dan daerah lainnya.
Konsumen diimbau untuk lebih cermat dalam mengatur belanja harian dan memantau perkembangan harga di pasar tradisional.
Baca Juga: PosIND Salurkan Bansos Sembako dan PKH di Palembang, Capai 88% KPM
Tindakan Pemerintah untuk Menjaga Stabilitas Harga
Pemerintah daerah dan pusat terus memantau pergerakan harga sembako dan menyiapkan langkah-langkah stabilisasi pasokan untuk menekan lonjakan harga di pasar.