Kamis, 4 Juni 2026

Rupiah Melemah, Investor Asing Masukkan Modal Rp4,15 Triliun di Pekan Terakhir April

- Sabtu, 3 Mei 2025 | 23:43 WIB
Ilustrasi mata uang asing. (Foto/Ajaib.co.id)
Ilustrasi mata uang asing. (Foto/Ajaib.co.id)

 

IFA.id -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan tipis di pekan terakhir April 2025, meskipun aliran modal asing yang masuk ke Indonesia menunjukkan tren positif.

Pada periode 28 hingga 30 April 2025, nilai tukar rupiah tercatat mengalami depresiasi sebesar 0,2% menjadi Rp16.000 per dolar AS, meskipun sebelumnya berada pada level Rp15.950 per dolar AS.

Meskipun demikian, aliran modal asing yang tercatat di pasar saham Indonesia menunjukkan angka yang menggembirakan.

Investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp4,15 triliun di pasar modal Indonesia pada pekan tersebut.

Baca Juga: Realisasi Belanja Negara Tembus Rp620,3 Triliun per Maret 2025, Ini Rinciannya

Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada pelemahan sedikit terhadap rupiah, investor asing tetap percaya terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi, menjelaskan bahwa meskipun nilai tukar rupiah terkoreksi, minat investor terhadap saham-saham di Indonesia tetap tinggi.

"Aliran modal asing ini didorong oleh faktor-faktor fundamental ekonomi Indonesia yang stabil serta kebijakan pemerintah yang mendukung pemulihan ekonomi," ujar Inarno dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2025.

Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan bahwa meskipun ada fluktuasi nilai tukar rupiah, BI tetap menjaga stabilitas nilai tukar dan memonitor kondisi pasar.

Baca Juga: OJK Dorong Perusahaan Besar untuk Lakukan IPO dan Tingkatkan Kualitas Emiten di Bursa

"Pelemahan tipis rupiah merupakan hal yang wajar mengingat pergerakan dolar AS yang lebih kuat, namun aliran modal asing yang masuk menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap ekonomi Indonesia," tambah Perry.

Kendati mengalami tekanan, rupiah diperkirakan akan tetap stabil dalam rentang yang wajar karena dorongan positif dari aliran modal asing, serta ekspektasi pemulihan ekonomi Indonesia di paruh kedua tahun 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia tetap menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik bagi investor asing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X