Kamis, 4 Juni 2026

PIS Angkut 30.400 Ton Baja dari Morowali ke Cilegon, Dukung Hilirisasi Industri Nasional

- Kamis, 17 April 2025 | 23:19 WIB
PIS sukses angkut 30.400 ton baja dari Morowali ke Cilegon untuk dukung hilirisasi industri dan perkuat rantai pasok nasional. (Foto/Pertamina)
PIS sukses angkut 30.400 ton baja dari Morowali ke Cilegon untuk dukung hilirisasi industri dan perkuat rantai pasok nasional. (Foto/Pertamina)

IFA.id -- PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil mengapalkan 30.400 metrik ton slab steel dari Pelabuhan Bahodopi, Morowali, ke Pelabuhan Cigading, Cilegon.

Muatan baja tersebut milik PT Krakatau Posco, anak usaha PT Krakatau Steel Tbk. Langkah ini mendukung hilirisasi industri baja nasional dan memperluas portofolio bisnis PIS di sektor angkutan dry bulk. 

Plt. Direktur Gas, Petrokimia, dan Bisnis Baru PIS, M. Irfan Zainul Fikri, menyatakan bahwa pengapalan ini menjadi pintu bagi PIS dalam mendukung masa depan hilirisasi industri baja, seiring dengan pertumbuhan kebutuhan industri manufaktur dan konstruksi di Indonesia.

Baca Juga: Harga Emas Antam Tembus Rp1.975.000 per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Ia menambahkan bahwa langkah ini memperkuat peran PIS sebagai bagian dari ekosistem strategis untuk memperlancar arus distribusi hasil produksi dalam negeri dan mendukung program hilirisasi nasional yang digalakkan pemerintah. 

Selain itu, pengangkutan baja ini juga menjadi salah satu strategi PIS untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari pasar non-captive, yang saat ini berada di angka 19,2% dari total pendapatan PIS pada paruh pertama tahun 2024.

Dengan terus memperluas pasar dan layanan di luar ekosistem Pertamina Group, PIS menegaskan posisinya sebagai pemain global di sektor logistik energi dan maritim. 

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Komitmen Profesionalisme dalam Pemilihan Dirut Bank BJB Tanpa Intervensi Politik

Langkah ini juga mendekatkan bahan baku dan produk antara pusat produksi dan kawasan industri, sehingga turut mendorong efisiensi, nilai tambah ekonomi, serta penguatan rantai pasok domestik.

Dengan demikian, PIS berkontribusi pada penguatan industri baja nasional dan kemandirian ekonomi Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X