Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Tarif Dagang AS dengan Tingkatkan Produksi Migas dan Hilirisasi Energi

- Rabu, 9 April 2025 | 23:08 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Foto/Kementerian ESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Foto/Kementerian ESDM)

IFA.id -- Pemerintah Indonesia tengah menyusun langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat, khususnya di sektor energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa upaya utama yang akan dilakukan adalah optimalisasi produksi minyak dan gas (lifting) serta percepatan hilirisasi industri energi.

Dalam keterangannya pada Selasa (9/4/2025), Bahlil menyatakan pentingnya meningkatkan produksi migas nasional sebagai langkah awal menghadapi tantangan perdagangan global.

Ia menekankan bahwa optimalisasi lifting migas menjadi prioritas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Indonesia dan UEA Perkuat Kerja Sama, Kembangkan Dua PLTS Terapung

Arahan Presiden Prabowo Subianto turut mendukung langkah ini, dengan menekankan pentingnya kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam domestik.

Hilirisasi industri dianggap sebagai solusi strategis untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Bahlil juga melihat ketegangan perdagangan internasional sebagai momentum untuk memperkuat struktur ekonomi dalam negeri.

Baca Juga: Toyota Percepat Langkah di Tengah Tren Mobil Listrik

Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan situasi ini sebagai peluang introspeksi dan melakukan terobosan dalam menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi industri.

Lebih lanjut, Bahlil menekankan perlunya langkah strategis dan komprehensif guna memperkuat pertumbuhan sektor energi yang berkelanjutan serta berorientasi ekspor.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa di balik setiap tantangan, selalu terdapat peluang untuk melakukan perbaikan dan inovasi demi kemajuan ekonomi nasional. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: wartaekonomi.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X