IFA.i -- Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Gizi Nasional (BGN), memulai pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Setiap unit dapur SPPG dianggarkan sekitar Rp4,5 miliar, mencakup infrastruktur dapur, tempat parkir, akses masuk, jaringan air bersih, sanitasi, instalasi pengolah air limbah (IPAL), peralatan dapur, serta kendaraan distribusi.
Pada tahap awal, pembangunan dapur SPPG akan dilakukan di tiga lokasi sebagai proyek percontohan, yaitu Kebumen di Jawa Tengah, Banjar di Jawa Barat, dan Pasir Putih di Jambi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp1.764.000 per Gram pada Akhir Pekan
Pembangunan ini didukung oleh tiga BUMN Karya, yakni PT Adhi Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero).
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret sinergi antar lembaga guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis, yang termasuk dalam Quick Wins Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengapresiasi dukungan Kementerian PU terhadap program ini.
Baca Juga: Relawan Semarang Hebat Bagikan Takjil dan Adakan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan 1446 H
Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan visi Indonesia 2045 dalam menciptakan generasi emas yang akan membawa Indonesia menjadi negara maju.
Setelah penandatanganan perjanjian kerja sama dan proses perizinan rampung, konstruksi dapur akan segera dimulai.
Diperkirakan pembangunan dapur SPPG akan berlangsung sekitar empat bulan, dan setelah selesai, dapur ini dapat segera dioperasikan oleh Badan Gizi Nasional pada tahun ini.
Artikel Terkait
Tangis Haru Sambut Kepulangan Mak Ribut, TKW Batang yang 19 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
Polisi Tangkap 278 Anggota Geng Kreak saat Konvoi Sepeda Motor di Semarang
Empat Anggota Keluarga Tewas dalam Kecelakaan: Mobil Daihatsu Terios Tertabrak KA Sri Bilah di Asahan
Relawan Semarang Hebat Bagikan Takjil dan Adakan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan 1446 H
Harga Emas Antam Stagnan di Rp1.764.000 per Gram pada Akhir Pekan