Kamis, 4 Juni 2026

Pijak Bumi: Dari Kehilangan Sepatu hingga Menjadi Pelopor Sepatu Ramah Lingkungan

- Rabu, 5 Maret 2025 | 20:06 WIB
Pijak Bumi, merek sepatu lokal ramah lingkungan. (Foto/Pijak Bumi)
Pijak Bumi, merek sepatu lokal ramah lingkungan. (Foto/Pijak Bumi)

IFA.id -- Sepuluh tahun lalu, Rowland Alfales, seorang mahasiswa di Bandung, mengalami insiden kehilangan sepatu di kosannya saat hendak berangkat kuliah.

Keterbatasan dana membuatnya kesulitan mencari pengganti yang terjangkau. Berbekal modal sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta dari kantong pribadi, Fales memutuskan untuk menciptakan merek sepatu sendiri.

Perjalanan ini tidaklah mudah, dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. 

Baca Juga: Geoff Max: Sepatu Lokal yang Lahir dari Keprihatinan dan Sukses Menembus Pasar Global

Pada tahun 2016, Pijak Bumi resmi didirikan dengan visi selaras dengan namanya: menciptakan produk yang ramah lingkungan.

Merek ini memanfaatkan material dari tumbuhan dan bahan daur ulang dalam produksi sepatunya.

Langkah ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. 

Baca Juga: Ventela: Sneaker Lokal Ternama Asal Bandung yang Populer

Selain itu, Pijak Bumi memiliki rencana untuk mengumpulkan dan mendonasikan sepatu yang tidak lagi digunakan kepada mereka yang membutuhkan.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. 

Dari sebuah insiden kehilangan sepatu, Pijak Bumi tumbuh menjadi pelopor dalam industri sepatu ramah lingkungan di Indonesia, membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan inovasi dan keberhasilan bisnis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: bisnis.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X