IFA.id -- Di tengah keterbatasan lahan produktif di daerah perkotaan, Basith Fasdiakto berhasil mengubah lahan kosong di Ngebel, Kasihan, Bantul, menjadi pusat pertanian terpadu yang inovatif.
Dengan mengusung konsep berkelanjutan, usaha yang ia dirikan, Ino Farm, menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Inspirasi untuk membangun Innovam berawal dari riset pasar yang dilakukan Basith dan timnya.
Mereka melihat banyaknya lahan tidur di wilayah perkotaan yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Baca Juga: Sherwin Galingging: Petani Muda yang Sukses Berkat Inovasi dan Pemasaran Digital
Kendala utama dalam pengembangan usaha ini adalah permodalan, namun berkat kegigihan mereka dalam mencari dukungan, Ino Farm berhasil mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program kewirausahaan.
Sistem pertanian terpadu yang diterapkan Ino Farm memberikan banyak manfaat, termasuk produksi pupuk organik, pakan ternak, dan bahan pangan yang sehat.
Limbah dari peternakan ayam mereka, misalnya, diolah menjadi pupuk dengan bantuan magot, sementara sisa panen dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga menciptakan produk yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
Baca Juga: Santri Sukses Budidaya Jamur Merang, Produksi Ratusan Kilo Berkat Inovasi dan Ketekunan
Dalam memasarkan produknya, Ino Farm awalnya menggunakan metode penjualan langsung sebelum akhirnya membangun jaringan dengan mitra lokal.
Seiring pertumbuhan usahanya, mereka semakin fokus pada pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan visi menjadi perusahaan agroindustri yang memberdayakan masyarakat, Ino Farm terus mengedukasi petani dan menciptakan peluang ekonomi baru, membuktikan bahwa lahan kosong bisa menjadi sumber penghidupan yang menguntungkan dengan inovasi dan kerja keras.
Artikel Terkait
Zaki, Pemuda Lulusan SMP yang Sukses Ekspor Puluhan Ribu Ikan Arwana
Budidaya Timun Baby, Peluang Cuan Cepat dengan Panen dalam 30 Hari
Fitri, Sukses Bangun Juragan Dimsum dari Gerobak Hingga Supplier Nasional
Santri Sukses Budidaya Jamur Merang, Produksi Ratusan Kilo Berkat Inovasi dan Ketekunan
Sherwin Galingging: Petani Muda yang Sukses Berkat Inovasi dan Pemasaran Digital