Kamis, 4 Juni 2026

Sherwin Galingging: Petani Muda yang Sukses Berkat Inovasi dan Pemasaran Digital

- Selasa, 25 Februari 2025 | 22:38 WIB
Sherwin Galingging, Petani Cabai (foto/youtube)
Sherwin Galingging, Petani Cabai (foto/youtube)

IFA.id -- Sherwin Galingging, pemuda berusia 23 tahun asal Desa Hutagugur, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, membuktikan bahwa pertanian dapat menjadi ladang bisnis yang menguntungkan.

Lulusan SMK jurusan Teknik Pengelasan ini berhasil membeli tanah berhektar-hektar berkat hasil bertani.

Kecintaannya pada dunia pertanian bukanlah hal baru. Sejak kecil, Sherwin sudah akrab dengan pertanian karena orang tuanya berprofesi sebagai petani.

Ia kerap membantu di ladang selepas pulang sekolah. Dari pengalaman itu, ia memahami seluk-beluk pertanian dan tantangan yang dihadapi petani, termasuk ketidakpastian harga saat panen.

Baca Juga: Santri Sukses Budidaya Jamur Merang, Produksi Ratusan Kilo Berkat Inovasi dan Ketekunan

Ketidakpastian harga menjadi kendala utama bagi banyak petani, termasuk Sherwin. Namun, ia tidak menyerah.

Berbekal tekad dan semangat inovasi, ia mulai menerapkan cara bertani yang lebih kreatif dan modern.

Tanpa latar belakang akademik di bidang pertanian, Sherwin belajar secara otodidak.

Ia mencari informasi dari berbagai sumber dan mencoba berbagai teknik pertanian untuk meningkatkan hasil panennya. Salah satu inovasi yang diterapkannya adalah penggunaan pupuk organik.

Baca Juga: Fitri, Sukses Bangun Juragan Dimsum dari Gerobak Hingga Supplier Nasional

Sherwin memilih menggunakan kompos ayam yang difermentasi untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Dengan pendekatan ini, ia tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem tanah.

Tak hanya menerapkan teknik bertani yang lebih ramah lingkungan, Sherwin juga memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya.

Salah satu strategi yang ia gunakan adalah menjual bibit cabai melalui media sosial, khususnya TikTok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: Youtube CapCapung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Terpopuler

X