Bisnisnya pun berkembang. Setelah melihat ibunya merasakan manfaat dari produk herbal yang dikonsumsinya, ia terinspirasi menciptakan produk kesehatan sendiri.
Dengan strategi pemasaran digital, ia membawa bisnisnya ke tingkat yang lebih tinggi.
Mengelola tim yang terus berkembang menjadi tantangan tersendiri. Kini, dengan 150 karyawan di bawah naungannya, ia menerapkan sistem kerja berbasis teknologi agar operasional lebih efektif.
Baca Juga: 2.000 Orderan per Bulan! Strategi Jualan WhatsApp yang Bikin Cuan
Ia juga menyadari bahwa SDM di dunia digital marketing harus cepat beradaptasi dengan perubahan algoritma dan tren.
Visinya kini tak hanya sekadar mencari keuntungan, tetapi juga ingin membantu lebih banyak orang menjadi produktif dan sehat melalui produk herbalnya.
Sebagai kepala keluarga, ia juga berkomitmen untuk mendidik anak-anaknya agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan sukses.
Dari modal mahar pernikahan hingga omzet miliaran, perjalanan bisnisnya menjadi bukti bahwa ketekunan, inovasi, dan keyakinan mampu membawa perubahan besar dalam hidup.
Artikel Terkait
Kisah Sukses Qonny Ilma Nafianti: Peternak Ayam Sentul dengan Omzet Rp40 Juta Per Bulan
Rais 'Aam PBNU Sebut Peran Penting Emak-emak Layaknya Madrasah
Jualan di Gang Raup Omzet Miliaran: Kisah Sukses Tanpa Hutang Bank
Berawal dengan Modal Rp200 Ribu, Bisnis Batik Ini Raup Ribuan Order Berkat Strategi Digital
2.000 Orderan per Bulan! Strategi Jualan WhatsApp yang Bikin Cuan