Baca Juga: Ujian Masuk Pesantren: 7 Tips Lolos Tes Seleksi Santri Baru
Pihak pesantren lebih menilai kesiapan disiplin dan sopan santun. Karena itu, banyak orang tua dari luar kota memilih Al-Masthuriyah karena atmosfer pendidikannya masih sangat nyantri, tapi proses masuknya ringan dan terbuka untuk semua kalangan.
5. Pesantren Modern Al-Ma'tuq, Sukabumi
Bagi yang ingin anaknya tumbuh dalam lingkungan berbahasa Arab-Inggris sejak dini, Al-Ma'tuq bisa jadi pilihan utama. Pondok ini terkenal dengan sistem pendidikan modern dan pengajaran dua bahasa sejak awal.
Syarat pendaftarannya cukup efisien:
-
Mengisi formulir online,
-
Tes tulis dasar (Matematika dan Bahasa Inggris),
-
Wawancara singkat secara virtual.
Menariknya, bagi calon santri luar kota, pesantren ini memberi opsi placement class sehingga yang belum lancar bahasa asing bisa tetap diterima, kemudian ditempatkan di kelas pengayaan.
Baca Juga: Syarat Masuk Pesantren 2025: Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
Pendekatan inklusif ini membuat Al-Ma’tuq dikenal sebagai pesantren favorit yang adaptif dan ramah santri baru.
6. Pesantren Cipasung, Tasikmalaya
Jika mencari pesantren besar dengan suasana tradisional, Cipasung adalah legenda. Didirikan oleh KH. Ilyas Ruhiat, pesantren ini kini menampung ribuan santri dari seluruh Indonesia.
Meski memiliki sistem pendidikan formal hingga tingkat universitas, syarat masuknya tetap ringan:
-
Menyerahkan berkas administrasi (ijazah, rapor, dan pasfoto),