Bagi yang sudah terlanjur bertato, selalu ada pintu taubat. Bagi yang belum, bijaknya mempertimbangkan sebelum mengambil keputusan yang bersifat permanen.
Baca Juga: Gerakan Peduli Anak Yatim, Ribuan Donatur Bergabung
Pada akhirnya, Islam tidak menutup ruang seni, tapi mengarahkannya agar tetap sesuai syariat. Ada banyak jalan untuk menyalurkan kreativitas tanpa harus melanggar batas agama.
IFA.id menegaskan, tato dalam Islam jelas dipandang sebagai perbuatan terlarang. Namun, setiap manusia berhak kembali, memperbaiki diri, dan menemukan bentuk ekspresi seni yang lebih sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Kasih Tanpa Batas: Kisah Haru Anak Yatim di Hari Bahagia