tafaquh

Syekh Arsyad al-Banjari: Penyebar Islam Kalimantan yang Karyanya Mendunia

Rabu, 3 September 2025 | 20:33 WIB
Syekh Arsyad al-Banjari: Penyebar Islam Kalimantan yang Karyanya Mendunia

Di IFA.id-Kami percaya setiap daerah di Nusantara menyimpan kisah ulama besar yang memberi cahaya bagi dunia. Dari tepian Sungai Martapura, Kalimantan Selatan, lahir seorang ulama besar bernama Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.

 

Namanya dikenal bukan hanya di tanah Banjar, tetapi juga di Asia Tenggara. Karyanya yang monumental, Sabilal Muhtadin, menjadi rujukan fikih Syafi’i di berbagai negeri Muslim hingga hari ini.

 

Latar Belakang dan Masa Kecil

Syekh Arsyad lahir pada tahun 1710 di Lok Gabang, Martapura. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan kecerdasan luar biasa. Kisah populer menceritakan bahwa ia mampu membaca dan memahami kitab agama ketika usianya masih belia.

 

Kecerdasan itu membuat Sultan Banjar saat itu, Sultan Tahmidullah, mengirimnya ke Mekkah untuk menuntut ilmu. Perjalanan panjang dari Kalimantan ke Hijaz membuka jalan bagi Arsyad menjadi ulama besar.

 

Perjalanan Ilmu ke Tanah Suci

 

Di Mekkah, Arsyad belajar pada banyak ulama terkenal, termasuk Syekh Ibrahim al-Kurani dan Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Samman. Ia juga sempat menimba ilmu di Madinah.

 

Selama lebih dari 30 tahun di Tanah Suci, Arsyad mendalami fikih, tafsir, hadis, dan tasawuf. Jaringan keilmuannya sangat luas, membuatnya dihormati sebagai ulama internasional.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB