IFA.id-- Berbakti kepada orang tua adalah salah satu ajaran utama dalam Islam. Allah SWT telah menetapkan dalam Al-Qur'an dan Hadis bahwa menghormati dan berbuat baik kepada orang tua merupakan kewajiban setiap Muslim.
Islam menempatkan posisi orang tua dalam derajat yang sangat tinggi, bahkan setelah perintah untuk menyembah Allah, perintah untuk berbuat baik kepada orang tua disebutkan secara langsung.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (QS. Luqman: 14)
Baca Juga: Pemberontakan Qaramitah: Penghancuran Mekkah dan Hilangnya Hajar Aswad
Artikel ini akan membahas pentingnya berbakti kepada orang tua dalam Islam, bentuk-bentuk bakti yang dapat dilakukan, serta dampak positif yang dapat diperoleh.
1. Berbakti kepada Orang Tua dalam Al-Qur'an dan Hadis
Islam memberikan perhatian besar terhadap sikap seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam banyak ayat Al-Qur'an, Allah SWT mengingatkan agar seorang anak tidak bersikap kasar terhadap orang tuanya, bahkan sekadar mengucapkan kata "uff" pun dilarang.
Allah SWT berfirman:
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali engkau mengatakan kepada mereka perkataan 'ah' dan janganlah engkau membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik." (QS. Al-Isra: 23)
Selain itu, dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua, dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi)
Ayat dan hadis ini menegaskan bahwa kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup seorang anak sangat bergantung pada bagaimana ia memperlakukan orang tuanya.