Kamis, 4 Juni 2026

Julid di Media Sosial Menurut Ulama

- Selasa, 25 November 2025 | 22:39 WIB
Julid di Media Sosial Menurut Ulama (Foto/Ilustrasi)
Julid di Media Sosial Menurut Ulama (Foto/Ilustrasi)

.Baca Juga: Bahaya Sikap Julid dalam Islam

Selain itu, ulama mendorong umat untuk memperbanyak konten kebaikan. Berbagi yang positif akan mengalihkan diri dari komentar negatif. IFA.id sering melihat bahwa ketika seseorang memenuhi waktunya dengan hal bermanfaat, ia tidak punya ruang untuk julid.

Pada akhirnya, julid di media sosial bukan hanya masalah tutur kata, tetapi masalah hati. Islam mengajarkan agar seseorang menjaga diri dari penyakit hati, karena hati adalah pusat dari seluruh amal. Ulama sepakat bahwa menjauhi julid adalah bagian dari menjaga kehormatan diri, memperbaiki hubungan sosial, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Budaya digital mungkin terus berubah, tetapi akhlak Islam tetap menjadi panduan utama. Menjaga lisan—baik lisan fisik maupun lisan digital—adalah tanda kedewasaan iman. IFA.id percaya bahwa ketika seorang Muslim mampu menahan diri dari julid, ia sedang membangun hati yang lebih lembut dan kehidupan yang lebih berkah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X