Kamis, 4 Juni 2026

Pamer adalah Penyakit Riyaa

- Senin, 24 November 2025 | 21:24 WIB
Pamer adalah Penyakit Riyaa (Foto/Ilustrasi)
Pamer adalah Penyakit Riyaa (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Mengapa Nabi Sangat Menganjurkan Makan Kurma?

Riyaa bukan hanya merusak amal, tetapi juga merusak kualitas hidup. Orang yang terikat pada pengakuan manusia cenderung merasa lelah secara emosional. Ia selalu membutuhkan sorotan untuk merasa berharga. Sebaliknya, orang yang ikhlas hidupnya lebih tenang, karena yang ia cari hanyalah ridha Allah.

Pada akhirnya, pamer adalah penyakit hati yang harus ditangani dengan serius. Ia bisa masuk melalui pintu manapun: amal, harta, ilmu, bahkan ibadah. IFA.id percaya bahwa menjaga hati dari riyaa adalah bentuk jihad yang paling halus namun paling penting. Ketika hati bersih, amal menjadi lebih bermakna dan hidup menjadi lebih berkah.

Islam mengajarkan bahwa Allah mencintai hamba yang ikhlas. Bahkan amal kecil yang dilakukan dengan hati tulus lebih berharga dibanding amal besar yang disertai riyaa. Inilah pesan penting bagi setiap Muslim: jagalah hati, karena dari situlah nilai amal ditentukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X