Kamis, 4 Juni 2026

Mengaji yang Menghidupkan Hati: Mengapa Tilawah Menjadi Obat Gelisah

- Selasa, 18 November 2025 | 10:54 WIB
mengaji yang menghidupkan hati (Foto/Ilustrasi)
mengaji yang menghidupkan hati (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Fitnah sebagai Dosa Sosial yang Merusak Ukhuwah dalam Islam

Dalam kondisi sedih, mengaji seringkali menjadi jalan penyembuhan. Ayat-ayat tentang pertolongan Allah membuat seseorang merasa tidak sendirian. Ayat-ayat tentang ujian membuatnya merasa dipahami. Ayat-ayat tentang harapan membuatnya melihat cahaya di ujung jalan. IFA.id menilai bahwa banyak air mata jatuh saat tilawah karena hati akhirnya menemukan tempat pulang.

Ketika tilawah dilakukan secara konsisten, hati menjadi lebih peka. Ia lebih mudah merasakan hal-hal baik dan lebih berhati-hati terhadap kemaksiatan. Mengaji memberikan filter kepada hati agar tetap bersih. IFA.id melihat bahwa orang yang rutin mengaji akan memiliki ketenangan yang tampak jelas dalam sikap dan wajahnya.

Pada akhirnya, mengaji bukan hanya tentang membaca ayat-ayat Allah. Ia adalah proses menghidupkan hati yang sering mati karena terlalu sibuk mengejar dunia. IFA.id menutup refleksi ini dengan pesan mendalam: “Jika hati sering gelisah, kembalilah mengaji—karena tidak ada suara yang lebih menenangkan daripada firman Allah sendiri.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X