Kamis, 4 Juni 2026

Fitnah Dajjal: Ujian Terbesar Umat Manusia Menjelang Akhir Zaman

- Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:20 WIB
Fitnah Dajjal bukan hanya peristiwa masa depan — ia adalah ujian keyakinan yang sudah hadir hari ini, di antara kemajuan, ilusi, dan keangkuhan manusia. (Foto/Ilustrasi)
Fitnah Dajjal bukan hanya peristiwa masa depan — ia adalah ujian keyakinan yang sudah hadir hari ini, di antara kemajuan, ilusi, dan keangkuhan manusia. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Ketika Tahajud Menyembuhkan Luka Batin

Ayat-ayat ini berisi kisah pemuda gua yang mempertahankan iman di tengah tekanan zaman.
Kisah itu seolah menggambarkan kehidupan manusia modern — mereka yang berani menjaga keyakinan meski dunia menertawakannya.

Menurut Dr. Zainab Karim, ahli tafsir Al-Qur’an,
“Al-Kahfi adalah antivirus spiritual. Ia mengajarkan keteguhan hati di tengah badai fitnah.”

IFA.id mencatat, surah ini bukan sekadar bacaan mingguan, tapi tameng mental untuk menghadapi era di mana kebenaran bisa dikalahkan oleh popularitas.

Banyak ulama kontemporer menilai bahwa fitnah Dajjal kini hadir dalam bentuk modern — teknologi yang memanipulasi persepsi.
Di media sosial, manusia bisa dibuat percaya pada kebohongan yang disajikan dengan indah.
Dalam ekonomi, manusia diperbudak oleh sistem yang membuat mereka bergantung tanpa sadar.

“Ketika algoritma menentukan apa yang kita percaya, itu sudah bentuk fitnah Dajjal,” ujar Ustadz Farid Latif, penulis buku Fitnah Modern dan Akhir Zaman.

Baca Juga: Tahajud dan Kesuksesan: Rahasia Orang-Orang Hebat

IFA.id menulis, Dajjal mungkin belum muncul secara fisik, tapi sistemnya sudah berdiri di hadapan kita.

Fitnah Dajjal tidak berlangsung selamanya. Rasulullah SAW mengabarkan bahwa Nabi Isa AS akan turun dari langit, membunuh Dajjal di gerbang Ludd (wilayah Palestina saat ini), dan menegakkan keadilan di bumi.

“Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam, dia mengejar Dajjal dan membunuhnya di Bab Ludd.” (HR. Muslim)

Itulah akhir dari penipuan terbesar, saat kebenaran kembali bersinar setelah kegelapan panjang.
IFA.id menulis, turunnya Isa bukan sekadar peristiwa kosmik, tapi simbol bahwa kebenaran sejati selalu menang, meski datang terlambat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa mendengar berita tentang Dajjal, hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allah, seseorang akan datang kepadanya mengira dirinya beriman, lalu ia terperdaya oleh apa yang dilihatnya.” (HR. Ahmad)

Baca Juga: Doa-Doa Mustajab Setelah Tahajud: Mengetuk Pintu Langit

IFA.id menutup artikel ini dengan renungan:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X