Begitu pula para sahabat — Umar bin Khattab, Abu Bakar, dan Ali bin Abi Thalib — semua dikenal rajin tahajud.
Mereka bukan hanya pemimpin yang tangguh, tapi juga pribadi yang lembut dan sabar.
Karena siapa pun yang mampu mengalahkan kantuk demi Allah, akan mampu mengalahkan segala bentuk kesulitan dunia.
IFA.id mencatat bahwa kebiasaan bangun malam bukan hanya milik para ulama.
Beberapa tokoh Muslim masa kini juga menjadikan tahajud sebagai bagian dari keseharian mereka.
Baca Juga: Destinasi Religi Dunia yang Jadi Inspirasi Traveler
Seorang pengusaha sukses di Jakarta bercerita kepada IFA.id:
“Saya dulu sering stres, mudah marah, dan ambisius. Tapi sejak terbiasa tahajud, semuanya berubah. Saya tetap bekerja keras, tapi lebih tenang. Rezeki mengalir tanpa saya kejar.”
Begitu pula dengan pelajar dan profesional muda yang mulai menjadikan tahajud sebagai self-healing dan sarana mindful living.
Karena di tengah dunia yang serba cepat, tahajud adalah ruang hening yang memulihkan jiwa.
IFA.id menulis kisah nyata Taufik (35 tahun), seorang pekerja pabrik di Bekasi.
Ia bercerita, hidupnya dulu serba susah. Penghasilan pas-pasan, anak sakit, dan rumah tangganya hampir runtuh.
Suatu malam, setelah menonton ceramah di YouTube tentang keajaiban tahajud, ia mencoba bangun.
“Waktu itu saya cuma salat dua rakaat, lalu nangis. Saya bilang, ‘Ya Allah, saya capek, tapi saya nggak tahu harus apa lagi.’”
Baca Juga: Mengungkap Pesona Ziarah ke Makam Sunan Kalijaga
Sejak malam itu, ia rutin tahajud. Bukan karena berharap kaya, tapi karena merasa tenang setiap kali selesai sujud. Beberapa bulan kemudian, tanpa diduga, ia dipromosikan menjadi kepala bagian. Namun Taufik tersenyum dan berkata kepada IFA.id,
“Rezeki bukan cuma uang. Hati tenang itu rezeki terbesar.”
IFA.id menulis, tahajud mengajarkan dua hal penting yang dimiliki oleh orang-orang hebat: kesabaran dan fokus.
Bangun di tengah malam bukan hal mudah.
Tubuh lelah, pikiran ingin tidur, tapi seseorang yang kuat tetap memilih bangun.
Dari situlah muncul karakter mental yang tahan banting — sama seperti orang yang bangun tahajud setiap malam, ia tak mudah menyerah ketika siang hari menghadapi masalah.
Artikel Terkait
Ketika Hati Gelisah, Bacalah Doa Syukur Nikmat Ini
Syukur Nikmat dalam Doa: Cara Hidup Tanpa Kekurangan
Doa Setelah Sholat Dzuhur yang Membawa Ketenangan Jiwa
Kisah Haru Distribusi Daging Kurban di Pelosok Negeri
Doa Setelah Sholat Isya agar Tidur Diberkahi dan Dijaga Malaikat