Kamis, 4 Juni 2026

Sholat Dhuha: Jalan Menuju Ketenangan Jiwa di Tengah Hiruk Pikuk Kehidupan

- Sabtu, 27 September 2025 | 16:52 WIB
Ketenangan Jiwa di Tengah Hiruk Pikuk Kehidupan (Foto/Ilustrasi)
Ketenangan Jiwa di Tengah Hiruk Pikuk Kehidupan (Foto/Ilustrasi)

IFA.Id - Hidup di era modern penuh dengan hiruk pikuk. Jalanan macet, pekerjaan menumpuk, notifikasi gawai tak pernah berhenti. Semua ini membuat manusia mudah lelah dan kehilangan ketenangan jiwa. Namun, Islam memberikan solusi sederhana namun penuh makna: sholat dhuha.

Ibadah sunnah ini hadir sebagai ruang jeda di antara rutinitas, sebuah oase yang menenangkan di tengah padang pasir kesibukan.

Sholat dhuha bukan hanya sekadar rangkaian gerakan fisik. Ia adalah terapi hati. Ketika seseorang menunaikannya, ia berhenti sejenak dari segala hiruk pikuk, lalu menghadapkan diri hanya kepada Allah.

Saat dahi menyentuh sajadah, beban pikiran seakan berkurang. Rasa resah diganti dengan ketenangan. Jiwa yang gelisah mendapatkan pelukan spiritual dari Sang Pencipta.

Baca Juga: Keutamaan Doa Setelah Sholat Menurut Hadis Sahih

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang menjaga sholat dhuha, niscaya akan diampuni dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi).

Ampunan dosa berarti jiwa yang lebih bersih. Hati yang bersih akan lebih mudah merasa damai, tidak terbebani rasa bersalah, dan mampu melihat hidup dengan kacamata positif.

Seorang karyawan yang sibuk mengejar target kerja bisa berhenti sejenak untuk menunaikan dhuha. Seorang ibu rumah tangga yang lelah dengan rutinitas bisa menemukan kembali semangatnya setelah dhuha.

Ketenangan itu tidak datang dari dunia luar, melainkan dari kesadaran bahwa ada Allah yang selalu mendengar doa-doa. Sholat dhuha membantu manusia menemukan kembali poros hidupnya.

Baca Juga: Kumpulan Doa Setelah Sholat: Khusus untuk Orang Tua

Banyak penelitian modern menyebutkan bahwa pikiran tenang berpengaruh besar pada kesehatan tubuh. Sholat dhuha, dengan gerakan lembut dan doa khusyuknya, mampu menurunkan stres, menenangkan detak jantung, dan mengatur pernapasan.

Dengan rutin melaksanakan dhuha, bukan hanya hati yang tenang, tubuh pun ikut sehat. Inilah bukti nyata bahwa Islam menyatukan spiritualitas dan kesehatan fisik.

Rahmat adalah seorang pengusaha muda yang selalu dikejar target. Ia sering stres hingga sulit tidur. Suatu hari, seorang temannya menyarankan sholat dhuha. Meski awalnya ragu, Rahmat mencoba.

Setelah beberapa minggu, ia merasakan perubahan. Pikirannya lebih jernih, hatinya lebih sabar, bahkan pekerjaannya terasa lebih lancar. Rahmat berkata, “Dulu saya mencari ketenangan lewat liburan atau hiburan, tapi ternyata ketenangan sejati ada dalam sholat dhuha.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X