Kamis, 4 Juni 2026

Doa Setelah Sholat Maghrib agar Hati Tenang dan Hidup Penuh Berkah

- Selasa, 23 September 2025 | 15:37 WIB
Senja terindah adalah ketika doa dipanjatkan setelah Maghrib, menenangkan hati dan mengundang berkah. (Foto/Ilustrasi)
Senja terindah adalah ketika doa dipanjatkan setelah Maghrib, menenangkan hati dan mengundang berkah. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id - Sholat Maghrib adalah salah satu sholat wajib yang memiliki keutamaan khusus, karena berada di antara pergantian siang dan malam.

Pada waktu yang penuh ketenangan ini, doa-doa yang dipanjatkan memiliki nilai istimewa di sisi Allah.

Tidak sedikit ulama yang menyebut bahwa doa setelah sholat Maghrib merupakan salah satu momen yang mustajab, di mana hati yang tulus dan penuh keikhlasan lebih mudah dikabulkan oleh Allah.

Oleh karena itu, memperbanyak doa setelah sholat Maghrib sangat dianjurkan agar hati senantiasa tenang dan hidup dipenuhi dengan keberkahan.

Baca Juga: Rahasia Keutamaan Doa Setelah Sholat Maghrib: Waktu yang Mustajab untuk Memohon

Doa setelah sholat Maghrib bukan hanya permintaan lahiriah, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dengan sepenuh hati.

Saat itu seorang hamba masih berada dalam suasana ibadah, sehingga doa yang dipanjatkan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

Hati yang tenang adalah anugerah besar yang membuat seseorang mampu menjalani hidup dengan lebih lapang. Maka, doa setelah sholat Maghrib menjadi kunci penting dalam menjaga ketenteraman batin sekaligus mengundang keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu doa yang bisa dibaca setelah sholat Maghrib adalah doa memohon ampunan, ketenangan, dan kebaikan hidup.

Baca Juga: Doa Setelah Sholat agar Dipermudah Segala Urusan

???? Doa Arab
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَفِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا وَفِيْ سَمْعِيْ نُوْرًا، وَعَنْ يَمِيْنِيْ نُوْرًا وَعَنْ شِمَالِيْ نُوْرًا، وَمِنْ فَوْقِيْ نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِيْ نُوْرًا، وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا

Latin: Allahumm-aj‘al fī qalbī nūran, wa fī basharī nūran, wa fī sam‘ī nūran, wa ‘an yamīnī nūran, wa ‘an shimālī nūran, wa min fawqī nūran, wa min taḥtī nūran, waj‘al lī nūran.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah di dalam hatiku cahaya, dalam penglihatanku cahaya, dalam pendengaranku cahaya, di sebelah kananku cahaya, di sebelah kiriku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.”

Doa ini mengandung makna mendalam bahwa ketenangan hati dan keberkahan hidup hanya dapat diperoleh dengan cahaya petunjuk Allah.

Cahaya yang dimohonkan bukan hanya cahaya lahiriah, tetapi juga cahaya batiniah yang menerangi hati, pikiran, dan seluruh aspek kehidupan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X