Kamis, 4 Juni 2026

Meneladani Adab Berdakwah Sesuai Sunnah: Cara Bijak, Santun, dan Penuh Hikmah dalam Menyampaikan Ajaran Islam

photo author
Ayang Marliani, Ifa.id
- Jumat, 28 Februari 2025 | 10:05 WIB
Meneladani Adab Berdakwah Sesuai Sunnah: Cara Bijak, Santun, dan Penuh Hikmah dalam Menyampaikan Ajaran Islam (foto-youtube)
Meneladani Adab Berdakwah Sesuai Sunnah: Cara Bijak, Santun, dan Penuh Hikmah dalam Menyampaikan Ajaran Islam (foto-youtube)

IFA.id -- Dakwah adalah kewajiban setiap Muslim untuk menyampaikan kebaikan dan mengajak manusia kepada jalan Allah. Namun, dalam menjalankan dakwah, terdapat adab-adab yang harus diperhatikan agar dakwah menjadi efektif, penuh hikmah, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

Berikut adalah beberapa adab berdakwah menurut sunnah:

1. Ikhlas dalam Berdakwah

Seorang da’i (pendakwah) harus memiliki niat yang tulus semata-mata karena Allah, bukan karena ingin terkenal, mendapatkan keuntungan duniawi, atau mencari pujian dari manusia. Rasulullah bersabda:

"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai dengan niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Perjuangan Nabi Ayub: Kesabaran dalam Menghadapi Ujian, Keteguhan Iman, dan Rahmat Allah bagi Hamba yang Taat

2. Menggunakan Hikmah dan Nasihat yang Baik

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik." (QS. An-Nahl: 125)

Seorang da’i harus memahami situasi dan kondisi mad’u (orang yang didakwahi) agar dakwahnya tidak menimbulkan antipati, melainkan diterima dengan hati yang lapang.

Baca Juga: Hukum Hutang Piutang dalam Islam: Dalil, Etika, Prinsip Syariah, dan Konsekuensi bagi yang Tidak Melunasi Kewajibannya

3. Berilmu Sebelum Berdakwah

Dakwah harus didasarkan pada ilmu yang benar, bukan sekadar semangat tanpa pemahaman yang mendalam. Rasulullah bersabda:

"Barang siapa yang berbohong atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di neraka." (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Bagaimana Kesabaran Membantu Kita Bertahan di Masa Sulit?

Oleh karena itu, seorang da’i harus membekali diri dengan ilmu Al-Qur’an, hadits, dan pemahaman agama yang benar sebelum mengajak orang lain kepada kebaikan.

4. Bersikap Lemah Lembut dan Sabar

Sifat lemah lembut dan kesabaran adalah kunci dalam berdakwah. Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam hal ini. Allah berfirman:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X