Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Memilih Islam dari 4.300 Agama? Inilah Narasi Cemerlang Towards Eternity

Faturohman SK, Ifa.id
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 06:40 WIB
Towards Eternity
Towards Eternity

IFA.id - Towards Eternity, saluran Youtube yang fokus pada saluran YouTube Islami dengan bertujuan menyebarkan pesan Islam ke seluruh dunia dalam lebih dari 10 bahasa, meluncurkan video dengan episode yang menarik.

Pada episode berjudul ‘’Mengapa Islam dari 4300 Agama? Teknik Cemerlang Descartes - Towards Eternity’’, Towards Eternity membuat berbagai analogi menarik yang membuat masuk akal mengapa Islam harus menjadi pilihan agama dan terbaik di bumi ini.

Berikut rangkuman video Towards Eternity seperti ditulis ulang IFA.id:

Di dunia ini, terdapat sekitar 4.300 agama yang dianut oleh berbagai kelompok masyarakat. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 2,3 miliar penganut Kristen, 2 miliar Muslim, 1,1 miliar Hindu, 500 juta Buddha, dan 15 juta Yahudi.

Dengan begitu banyak pilihan, muncul pertanyaan yang mungkin terlintas dalam benak banyak orang: Mengapa memilih Islam dari sekian banyak agama yang ada? Bagaimana kita tahu bahwa Islam adalah agama yang benar?

Menjawab pertanyaan ini bisa dilakukan dengan menggunakan teknik rasional yang dikembangkan oleh filsuf ternama, René Descartes, yang dikenal dengan sebutan skeptisisme kartesian.

Teknik ini menyarankan bahwa alih-alih memeriksa setiap elemen satu per satu, langkah yang lebih efektif adalah dengan mengosongkan keranjang (dalam kasus ini adalah semua asumsi) dan hanya mengisi kembali dengan yang benar-benar terbukti valid.

Mengeliminasi Tahap Demi Tahap

Untuk menemukan agama yang benar, pendekatan eliminasi bertahap bisa diterapkan. Kita mulai dengan menjawab tiga pertanyaan fundamental:

1. Apakah Tuhan ada?
2. Apakah agama diperlukan?
3. Jika agama diperlukan, apakah agama tersebut harus memiliki kitab suci dan rasul?

1. Bukti Keberadaan Tuhan

Melalui alam semesta, kita dapat menemukan banyak petunjuk yang menunjukkan keberadaan Tuhan. Sebagai contoh, sapi mampu menghasilkan susu yang kaya gizi meskipun hanya mengonsumsi rumput. Lebah dapat membuat madu dengan komposisi mineral yang sempurna tanpa memahami kebutuhan manusia. Pohon menghasilkan buah manis dan berwarna-warni dari tanah yang gelap dan hambar.

Fenomena-fenomena ini menunjukkan adanya kekuatan yang mengendalikan semua proses tersebut. Jika suatu tindakan terjadi, pasti ada kekuatan yang cukup untuk melakukannya. Dalam hal ini, sapi, lebah, atau pohon tidak memiliki kemampuan yang diperlukan untuk secara sadar melakukan tindakan tersebut. Ini menegaskan adanya pencipta yang mengatur segalanya di balik layar.

Dengan memahami bahwa ada kekuatan besar yang mengatur alam semesta, kita dapat mengeliminasi agama dan keyakinan yang tidak mengakui adanya Tuhan, seperti Buddhisme, Jainisme, ateisme, agnostisisme, naturalisme, dan skeptisisme.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Faturohman SK

Sumber: YouTube Towards Eternity

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X