IFA.id -- Kerak telor merupakan salah satu makanan khas Betawi yang memiliki cita rasa gurih dan lezat.
Makanan tradisional ini sering ditemukan di acara-acara budaya maupun festival kuliner khas Jakarta. Dengan bahan-bahan yang sederhana dan halal, Anda dapat membuat kerak telor sendiri di rumah.
Berikut resep lengkapnya.
Baca Juga: Tips Cerdas Atasi Lemas dan Tetap Produktif di Tempat Kerja
Bahan-Bahan
Bahan Utama:
- 100 gram beras ketan putih, rendam selama 2 jam
- 2 butir telur ayam atau bebek
- 50 gram ebi (udang kering), rendam air hangat dan haluskan
- 1 sdm bawang merah goreng
- 1 sdm kelapa parut sangrai
- 1 sdt garam
- ½ sdt merica bubuk
- ½ sdt gula pasir
- 1 batang daun bawang, iris halus
Bumbu Halus:
- 2 siung bawang putih
- 1 sdt ketumbar sangrai
- ½ sdt jahe parut
- ½ sdt kunyit bubuk
Cara Membuat
1. Persiapan Beras Ketan:
- Tiriskan beras ketan yang telah direndam, kemudian kukus selama 10-15 menit hingga setengah matang.
2. Membuat Adonan Telur:
- Kocok telur dalam wadah, lalu masukkan bumbu halus, ebi halus, garam, merica, dan gula pasir. Aduk rata.
3. Memasak Kerak Telor:
- Panaskan wajan anti lengket tanpa minyak.
- Tuang satu sendok nasi ketan ke dalam wajan, ratakan, dan masak sebentar hingga agak kering.
- Tuang adonan telur di atas ketan, taburi bawang merah goreng dan irisan daun bawang.
- Biarkan kerak telor matang perlahan tanpa dibalik, lalu tambahkan kelapa parut sangrai di atasnya.
Baca Juga: Aneka Hidangan Khas Ramadhan dari Berbagai Daerah di Indonesia
4. Menyajikan:
Artikel Terkait
Keutamaan dan Manfaat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal: Meraih Pahala Puasa Setahun dan Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan
Makna dan Pentingnya Keadilan dalam Islam: Prinsip, Implementasi dalam Kehidupan, serta Dampaknya bagi Masyarakat dan Peradaban
Adab dan Etika dalam Menuntut Ilmu Menurut Islam: Panduan Berlandaskan Al-Qur'an dan Hadis untuk Meraih Keberkahan dalam Pembelajaran
10 Resep Minuman Segar dan Sehat untuk Berbuka Puasa
Manajemen Waktu dalam Islam: Cara Mengatur Kehidupan Sehari-hari dengan Bijak Berdasarkan Nilai-Nilai Al-Qur'an dan Sunnah