IFA.id - Ada satu momen yang sering membuat hati berdesir: berjalan seperti biasa, lalu mendapati seseorang tertimpa musibah.
Ada yang kecelakaan, kehilangan rumah karena kebakaran, atau sekadar duduk termenung dengan wajah yang tidak sanggup menyembunyikan kesedihan.
Musibah seperti itu kadang terasa dekat, kadang hanya melintas, tapi selalu menyisakan pertanyaan: sebenarnya apa yang dianjurkan Islam ketika melihat musibah seperti itu?
IFA.id mencatat bahwa dalam ajaran Islam, melihat musibah bukan sekadar momen visual. Ada etika, empati, dan doa yang diajarkan Rasulullah agar hati tetap bersih dari rasa sombong dan lisan tetap menjadi pengingat akan nikmat yang Allah beri.
Baca Juga: Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah
Artikel ini menyajikan kisah, dalil, dan panduan amalan yang dianjurkan ketika melihat orang terkena musibah.
Kata kunci doa ketika melihat musibah langsung muncul di awal pembahasan ini karena topik ini memang dekat dengan kehidupan dan sering dicari.
Banyak orang ingin mengetahui doa apa yang tepat, bagaimana cara mengucapkannya, serta bagaimana menjaga hati agar tidak terjerumus pada sikap meremehkan musibah orang lain.
Saat Musibah Terlihat di Depan Mata
Pernah ada satu kisah yang diceritakan santri kepada IFA.id. Suatu pagi, sebuah rumah di kampungnya terbakar. Api tidak hanya melahap atap, tetapi juga kenangan keluarga di dalamnya. Warga berdatangan, sebagian menolong, sebagian hanya menonton.
Baca Juga: Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam
Namun yang menarik, ada satu bapak paruh baya yang berdiri di pinggir jalan sambil mengucapkan pelan sebuah doa. Ia menatap musibah itu dengan mata berkaca, bukan karena takut, tapi karena sadar bahwa apa pun yang terjadi pada orang lain bisa saja terjadi pada dirinya.
Doa itu bukan untuk dirinya sendiri saja, tetapi doa syukur sekaligus empati. Bukan doa yang merendahkan penderitaan orang lain, melainkan doa yang mengingatkan hati bahwa segala nikmat berasal dari Allah, dan segala musibah pun tidak lepas dari takdir-Nya.