ibrah

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB
IFA.id merangkum adab terbaik seorang Muslim ketika melihat musibah: empati, doa, dan menjaga kehormatan sesama. (Foto/Ilustrasi)

Doa yang dianjurkan ketika melihat musibah pada orang lain:

اللَّهُمَّ لَا تَبْتَلِيْنَا وَشُكْرًا لَكَ عَلَى مَا عَافَيْتَنَا

“Ya Allah, jangan Engkau timpakan musibah itu kepada kami, dan segala puji bagi-Mu atas nikmat keselamatan yang Engkau berikan kepada kami.

Makna doa ini sangat dalam. Bukan hanya memohon perlindungan, tapi juga memastikan hati tetap lembut, tidak kaku, tidak merasa aman, dan tetap menyadari bahwa keselamatan adalah anugerah yang bisa hilang kapan saja.

Baca Juga: Membersihkan Hati dari Sifat Julid

IFA.id menilai doa ini sebagai cara untuk menjaga hati agar tidak berubah menjadi batu ketika melihat penderitaan orang lain.

Menjaga Lisan dan Menahan Komentar

Adab berikutnya adalah menahan lisan. Ini adalah bagian yang sering dilupakan. Saat musibah terjadi, komentar sembarangan sangat mudah keluar.

“Makanya jangan ngebut.” “Sudah dibilangin.” “Pantesan.” Ucapan-ucapan seperti ini tidak membantu siapa pun, bahkan bisa melukai korban jauh lebih dalam daripada luka fisiknya.

Islam mengajarkan agar lisan menjadi penenang, bukan pemicu masalah baru. Bila komentar yang muncul tidak menenangkan, lebih baik diam. Dalam banyak peristiwa, diam jauh lebih mulia daripada berkata tanpa empati.

Baca Juga: Akibat Julid pada Hubungan Sesama Muslim

IFA.id sering menemukan bahwa komentar terburu-buru biasanya bukan lahir dari niat jahat, tetapi dari kurangnya kesadaran terhadap adab. Karena itu, pengingat seperti ini sangat penting.

Membantu Sebisanya, Sesuai Kemampuan

Tidak semua orang mampu menolong secara fisik. Ada yang panik, ada yang takut, ada yang tidak tahu cara membantu. Islam tidak menuntut semua orang menjadi pahlawan. Yang diminta hanya satu: lakukan apa yang bisa, sekecil apa pun itu.

Kadang bantuan paling sederhana sudah sangat membantu. Menghubungi ambulans. Mengalihkan arus kendaraan. Mengambilkan air. Menenangkan keluarga korban. Menjaga barang-barang korban. Menjadi saksi yang jujur. Atau hanya berdiri di samping korban agar ia tidak sendirian.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB