ibrah

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB
Hijab bukan sekadar pakaian, tetapi perjalanan spiritual yang membentuk karakter dan identitas seorang muslimah. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id - merangkum sebuah pertanyaan klasik yang tak pernah kehilangan relevansi: mengapa hijab diwajibkan dalam Islam? Pertanyaan ini tak muncul dari ruang kosong. Ia lahir dari rasa ingin tahu, pencarian jati diri, dan perjalanan spiritual yang dialami banyak muslimah.

 Ada momen ketika seseorang duduk di kamar, memegang sehelai kain, lalu bertanya dalam hati: apakah hijab hanya aturan? Atau ia punya makna yang lebih dalam?

Pertanyaan semacam itu wajar. Bahkan penting. Sebab hijab bukan sekadar simbol luar. Ia tersambung dengan perjalanan batin, keyakinan, dan cara seseorang melihat diri sendiri di hadapan Allah.

Dan di sinilah kisah ini dimulai.

Hijab dalam Kalimat Pertama: Perintah yang Turun dengan Lembut

Dalam berbagai kajian yang disampaikan para ulama, hijab disebut bukan sebagai aturan yang muncul tiba-tiba. Perintahnya datang bertahap, sebagaimana banyak hukum lain yang berkaitan dengan kehidupan sosial umat Islam.

Baca Juga: Makna Hijab dalam Islam: Antara Ibadah dan Identitas Diri

Ayat paling dikenal tentang hijab tercantum dalam QS. An-Nur: 31:

"Katakanlah kepada para perempuan beriman, hendaklah mereka menahan pandangan dan menjaga kehormatan mereka. Hendaklah mereka tidak menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya..."

IFA.id mencatat bahwa para ahli tafsir sepakat, perintah “menutupkan kain kerudung ke dada” merupakan aturan yang menjelaskan fungsi hijab bukan sekadar menutup kepala, tetapi juga menjaga kehormatan dan adab berpakaian.

Ayat lain terdapat dalam QS. Al-Ahzab: 59:

"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan para perempuan mukmin: hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Hal itu lebih mudah agar mereka dikenali dan tidak diganggu."

Baca Juga: Pandangan Ulama tentang Budaya Pamer

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB