IFA.id mencatat sebuah fakta sederhana yang sering dilupakan: kurma termasuk buah tinggi serat. Serat inilah yang membantu proses cerna menjadi lebih teratur.
Sejumlah studi nutrisi mengonfirmasi bahwa kurma mengandung serat larut dan tidak larut yang membantu menyeimbangkan flora usus. Serat larut mendukung pembentukan gel yang memperlambat pencernaan gula, sedangkan serat tidak larut membantu pergerakan usus.
Tidak heran banyak orang merasa pencernaannya lebih teratur ketika rutin mengonsumsi kurma. Menariknya, hal ini sejalan dengan anjuran para ulama yang menilai kurma sebagai buah yang "menenangkan" perut.
Baca Juga: Momentum Hijrah: Bismillah Kembali Jadi Pembuka Setiap Langkah
3. Antioksidan Alami yang Kuat
Islam mengajarkan bahwa makanan terbaik adalah yang membawa kebaikan dan perlindungan bagi tubuh. Dalam konteks ini, penelitian modern menemukan bahwa kurma mengandung antioksidan kuat seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik.
IFA.id pernah merangkum beberapa jurnal yang menyebutkan bahwa antioksidan dalam kurma bekerja melawan radikal bebas, yaitu molekul yang dapat mempercepat penuaan sel dan memicu berbagai penyakit degeneratif.
Menariknya, jenis antioksidan dalam kurma sebanding dengan yang ditemukan pada buah-buahan populer seperti blueberry dan anggur merah. Artinya, kurma bukan sekadar “buah sunnah”, melainkan salah satu makanan paling kaya antioksidan di dunia.
4. Menguatkan Tubuh dari Dalam
Kurma telah lama disebut dalam berbagai kitab fikih sebagai makanan yang menguatkan tubuh. Ketika ditelusuri, istilah “menguatkan” ini memiliki dasar ilmiah.
Baca Juga: Tradisi Mulia: Kiai Ingatkan Pentingnya Bismillah Sejak Dini
Kurma mengandung berbagai mineral penting: kalium, magnesium, kalsium, dan zat besi dalam jumlah signifikan. Mineral-mineral ini bukan hanya penting untuk kekuatan tulang, tetapi juga fungsi saraf, tekanan darah, dan sistem kekebalan.
Beberapa literatur kesehatan bahkan menyebutkan bahwa konsumsi kurma setiap hari membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Bagi seseorang yang sering merasa lemas atau kurang energi, kurma bisa menjadi tambahan nutrisi yang sangat membantu.
5. Mendukung Kesehatan Ibu Hamil
Di banyak masyarakat muslim, kurma dikenal sebagai buah yang sangat dianjurkan untuk ibu hamil. IFA.id pernah mengulas penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi kurma pada trimester akhir dapat membantu mempermudah proses persalinan.