Baca Juga: Ketika Cemas Datang, Begini Cara Islam Menenangkannya
-
Di Jawa, orang yang hendak merantau biasanya mengundang tetangga untuk tahlilan atau doa bersama.
-
Di Aceh dan Sumatera Barat, walimatu safar identik dengan makan bersama dan memberikan pesan moral.
-
Di Kalimantan dan Sulawesi, tradisi ini sering dikaitkan dengan pemberian restu keluarga besar.
Meski tidak ada tuntunan syariat khusus, tradisi ini menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun rasa aman.
Nilai-Nilai Spiritualitas di Balik Walimatu Safar
IFA.id merangkum beberapa nilai yang membuat tradisi ini memiliki makna mendalam:
1. Membangun Rasa Tawakal
Doa bersama mengingatkan bahwa perjalanan bukan hanya soal fisik, tetapi soal penyerahan diri kepada Allah. Banyak orang merasa lebih tenang setelah dilepas dengan doa.
Baca Juga: Dampak Spiritual Haji yang Jarang Dibahas
2. Menjaga Silaturahmi
Perpisahan, meski sementara, sering menjadi momen untuk memperbaiki hubungan, meminta maaf, dan saling mendoakan.
3. Meminta Restu Orang Tua
Restu orang tua adalah kunci keberkahan perjalanan. Dalam banyak walimatu safar, momen inilah yang paling mengharukan.
4. Mengumumkan Keberangkatan