ibrah

Psikologi di Balik Sedekah ke Hewan: Mengapa Hati Jadi Lebih Tenang?

Senin, 10 November 2025 | 13:11 WIB
Dalam senyum dan tatapan lembutnya, ada kedamaian yang tak bisa dijelaskan hanya bisa dirasakan. (Foto/Ilustrasi)

Sedekah kepada hewan juga memperkuat sense of purpose atau rasa bermakna dalam hidup. Dalam hiruk-pikuk dunia modern yang penuh tekanan, membantu makhluk lain menjadi bentuk terapi alami untuk jiwa yang lelah.

Tidak heran jika banyak orang menemukan ketenangan setelah berbagi pada kucing jalanan di sekitar rumahnya.

Kucing: Simbol Kasih dan Kepekaan

IFA.id mencatat, dalam banyak budaya, kucing sering dianggap simbol kelembutan, intuisi, dan cinta tanpa syarat.

Baca Juga: Rahasia Pahala Tak Terduga dari Memberi Makan Kucing Jalanan

Rasulullah SAW sendiri dikenal sangat menyayangi kucing. Salah satu kucing beliau bernama Muezza bahkan dibiarkan tidur di jubahnya. Ketika Muezza tertidur di lengan bajunya, beliau memilih memotong ujung kain itu agar tidak membangunkan sang kucing.

Kisah kecil ini mengajarkan betapa halusnya akhlak Nabi. Kasih sayang kepada hewan bukan sekadar empati, tapi refleksi dari hati yang lembut dan sadar akan ciptaan Allah.

Maka, sedekah kepada hewan bukan hanya amal sosial, tapi latihan spiritual yang menumbuhkan kepekaan terhadap kehidupan.

Efek Psikologis: Tenang, Terkontrol, dan Bahagia

Psikolog dari Universitas Indonesia, dr. Zainal Hadi, M.Psi., menjelaskan bahwa perilaku memberi kepada makhluk hidup menumbuhkan self-compassion—kemampuan memaafkan diri sendiri dan memahami emosi dengan lebih sehat.

Baca Juga: Dari Dendam ke Doa: Transformasi Hati yang Diajarkan Islam

Orang yang sering berbagi pada hewan biasanya lebih mampu mengendalikan amarah, lebih sabar, dan memiliki pandangan hidup positif.

Fenomena ini juga disebut “helper’s high”, kondisi euforia ringan setelah melakukan kebaikan. Studi Harvard Health(2019) menegaskan bahwa kegiatan memberi, sekecil apa pun, memicu bagian otak yang sama dengan saat seseorang menerima hadiah. Artinya, memberi sebenarnya juga menyembuhkan.

Sedekah kepada Hewan sebagai Terapi Jiwa

Beberapa lembaga psikologi bahkan mulai memasukkan aktivitas memberi makan hewan sebagai bagian dari terapi emosional, terutama bagi penderita depresi dan gangguan kecemasan.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB