IFA.id - Di tengah sunyi malam, ketika dunia terlelap dan bintang-bintang menggantung rendah di langit Madinah, Rasulullah ﷺ berdiri di atas sajadahnya. Kain tipis membungkus tubuh beliau, sementara mata yang penuh cinta menatap ke arah kiblat.
Lalu, dalam sujud yang panjang, terdengar lirih doa yang melampaui kata-kata: “Ya Allah, ampunilah dosaku, kecil maupun besar, yang nampak maupun tersembunyi.”
Malam itu, Rasulullah tidak hanya berdoa untuk dirinya, tapi untuk umatnya. Doa-doa beliau adalah bukti betapa syukurnya hati yang selalu ingat kepada Sang Pemberi, bahkan di saat nikmat sudah mencapai puncak.
Doa Syukur Nabi Muhammad ﷺ
اللّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibādatik.
Artinya:
“Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya.”
(HR. Abu Daud, an-Nasa’i)
Syukur di Tengah Nikmat yang Tak Terhitung
Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling berhak untuk merasa “selesai”. Beliau telah diampuni dosanya, dijanjikan surga, dan diangkat derajatnya sebagai kekasih Allah. Namun justru dalam kondisi itulah beliau memperbanyak sujud dan air mata.
Ketika Aisyah r.a. melihat kaki Rasulullah bengkak karena terlalu lama berdiri dalam shalat malam, ia bertanya dengan lembut,
“Wahai Rasulullah, mengapa engkau masih beribadah demikian berat, padahal Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Tidakkah sebaiknya aku menjadi hamba yang bersyukur?”
Kalimat itu bukan hanya jawaban, tapi hikmah abadi. Bahwa syukur sejati bukan sekadar ucapan ‘Alhamdulillah’, melainkan wujud cinta kepada Allah dalam bentuk amal dan ketundukan.
Baca Juga: Ramadan di Nusantara: Tradisi Berkah dari Sabang sampai Merauke
Makna Syukur yang Diajarkan Rasulullah
Bersyukur bukan berarti berhenti berusaha, bukan pula berarti berpuas diri. Syukur adalah kesadaran bahwa setiap napas adalah pemberian, setiap langkah adalah izin, dan setiap ujian adalah tanda perhatian.