Jumat, 17 Juli 2026

Doa Syukur Nabi Muhammad SAW: Sujud Panjang di Tengah Malam

- Sabtu, 8 November 2025 | 17:23 WIB
Sujud panjang Nabi Muhammad SAW di tengah malam bukan sekadar ibadah, tapi ungkapan syukur terdalam. (Foto/Ilustrasi)
Sujud panjang Nabi Muhammad SAW di tengah malam bukan sekadar ibadah, tapi ungkapan syukur terdalam. (Foto/Ilustrasi)

Rasulullah ﷺ mencontohkan tiga bentuk syukur yang sempurna:

  1. Syukur dengan hati — menyadari setiap nikmat berasal dari Allah semata.

  2. Syukur dengan lisan — memperbanyak dzikir, doa, dan pujian kepada Allah.

  3. Syukur dengan perbuatan — menggunakan nikmat untuk kebaikan, bukan kesia-siaan.

Bahkan dalam doa beliau sering terucap, “Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.” “Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan sebaik-baiknya.”

Baca Juga: Puasa dan Sains: Rahasia Tubuh yang Ditetapkan Sejak Zaman Nabi

Syukur yang Menghidupkan Jiwa

Bagi Rasulullah ﷺ, syukur bukan hanya ketika menerima, tapi juga ketika kehilangan. Saat umatnya menolak, beliau bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk berdakwah.

Saat mengalami kesulitan, beliau bersyukur karena masih bisa bersabar. Syukur tidak menjadikan hidup tanpa duka, tapi membuat duka terasa bermakna.

Dalam keseharian, Rasulullah mengajarkan untuk melihat nikmat sekecil apapun — air minum, udara pagi, kesehatan, bahkan waktu untuk beribadah. Beliau bersabda,

“Barang siapa di antara kalian bangun di pagi hari dalam keadaan sehat badannya, aman jiwanya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seolah dunia telah diberikan kepadanya.” (HR. Tirmidzi)

Baca Juga: Ekonomi Berkah Ramadan: Dari Warung Takjil hingga Donasi Digital

Meneladani Syukur Rasulullah di Zaman Modern

Kita hidup di era yang penuh kemudahan, namun juga mudah lupa. Gawai canggih, makanan melimpah, dan informasi tanpa batas sering membuat kita lupa pada Sang Pemberi. Padahal, syukur adalah kunci kebahagiaan yang paling sederhana dan paling dalam.

Meneladani Rasulullah dalam bersyukur berarti melatih diri untuk:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X