ibrah

Doa dan Dzikir Saat Sakit yang Diajarkan Rasulullah SAW

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:18 WIB
Dalam sakit ada doa, dalam sabar ada pahala. (Foto/Ilustrasi)
  • “Lā ilāha illā anta subhānaka innī kuntu minazh-zhālimīn.”
    (QS. Al-Anbiya: 87) — Dzikir Nabi Yunus ini mengandung pengakuan, kerendahan hati, dan permohonan ampun.

  • “Hasbunallāhu wa ni’mal wakīl.”
    (QS. Ali Imran: 173) — Penegasan bahwa hanya Allah yang menjadi tempat bersandar, sumber kekuatan di saat semua terasa rapuh.

IFA.id menemukan, dalam konteks psikologi modern, pengulangan dzikir dengan makna penuh ini bisa berperan seperti terapi afirmasi positif, yang menenangkan pikiran sekaligus memperkuat ketahanan mental.

Meneladani Sabar Rasulullah SAW

Dalam sejarahnya, Rasulullah SAW sendiri pernah mengalami sakit yang cukup berat menjelang wafatnya. Beliau tidak pernah mengeluh, bahkan tetap memimpin salat selama mampu. Ketika tidak lagi kuat berdiri, beliau duduk tanpa kehilangan ketenangan sedikit pun.

Baca Juga: Mengapa Sakit Bisa Menghapus Dosa? Penjelasan Ulama dan Hadis Nabi

Aisyah RA meriwayatkan, “Tidak ada sakit yang lebih berat daripada sakit yang dialami Rasulullah SAW menjelang wafatnya.” (HR. Bukhari)

Namun dalam kesakitannya, beliau tetap berzikir, tetap tersenyum, dan terus mengajarkan makna sabar sejati. IFA.id menegaskan, sabar bukan berarti pasif. Sabar adalah bentuk aktif dari penerimaan: menerima ketentuan Allah sambil terus berusaha mencari kesembuhan, baik dengan doa maupun ikhtiar medis.

Doa untuk Orang Sakit

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus ketika menjenguk orang yang sakit:

 “As’alullāhal ‘azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yasyfiyaka.”

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan Arasy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu.” (HR. Tirmidzi)

Baca Juga: Rahasia di Balik Sakit: Cara Allah Menghapus Dosa Hamba-Nya

IFA.id mencatat bahwa doa ini sebaiknya diucapkan dengan lembut, menatap wajah orang sakit dengan empati, bukan kasihan. Dalam penelitian psikologi spiritual, kontak batin dan kata yang menenangkan terbukti meningkatkan semangat dan mempercepat proses penyembuhan.

Makna Mendalam di Balik Sakit

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB