ibrah

Keutamaan Rendah Hati dalam Islam yang Membawa Berkah Hidup

Minggu, 30 Maret 2025 | 16:09 WIB
Keutamaan Rendah Hati dalam Islam yang Membawa Berkah Hidup (Foto/YouTube)

IFA.id -- Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada godaan untuk merasa lebih baik dari orang lain, baik karena ilmu, harta, kedudukan, atau pencapaian.

Namun, Islam menekankan pentingnya sikap rendah hati (tawadhu) dan melarang sifat sombong yang dapat merusak hati dan hubungan dengan sesama.

Rendah hati bukan berarti minder atau meremehkan diri sendiri, tetapi sikap yang tidak merasa lebih unggul dari orang lain serta selalu mengakui bahwa segala sesuatu berasal dari Allah.

Berikut ini adalah bagaimana Islam mengajarkan kita untuk selalu rendah hati dan menghindari kesombongan.

Baca Juga: Keutamaan Berbuat Baik dalam Islam dan Manfaatnya bagi Kehidupan

1. Islam Melarang Kesombongan dan Memuji Tawadhu

Sombong adalah salah satu sifat yang dibenci oleh Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri." (QS. An-Nisa: 36)

Sebaliknya, Islam mengajarkan bahwa Allah mencintai orang-orang yang tawadhu. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang rendah hati karena Allah, maka Allah akan meninggikan derajatnya." (HR. Muslim)

Ini menunjukkan bahwa semakin rendah hati seseorang, semakin tinggi derajatnya di sisi Allah.

2. Mengingat Bahwa Segala Sesuatu Datang dari Allah

Kesombongan muncul ketika seseorang merasa bahwa semua pencapaiannya berasal dari usaha dan kemampuannya sendiri. Padahal, segala sesuatu adalah pemberian dari Allah. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

"Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)." (QS. An-Nahl: 53)

Dengan menyadari bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan, kita akan lebih mudah untuk bersikap rendah hati.

3. Meneladani Kerendahan Hati Rasulullah SAW

Rasulullah SAW adalah manusia paling mulia, tetapi beliau tetap hidup sederhana dan rendah hati. Salah satu contoh sikap tawadhu beliau adalah saat membantu pekerjaan rumah, makan bersama para sahabat tanpa membedakan status, dan tidak pernah merasa lebih tinggi dari orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB