IFA.id -- Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) membuka analisis rekayasa terhadap 2,2 juta kendaraan Honda terkait masalah fitur Auto Idle Stop (AIS) yang gagal menyala kembali setelah berhenti total.
Konsumen melaporkan bahwa kendaraan mereka tidak dapat menyala kembali secara otomatis dan memerlukan jump start untuk berfungsi kembali.
Honda sebelumnya telah mengeluarkan buletin layanan dengan solusi dua tahap, namun NHTSA masih menerima keluhan dari pemilik yang mengalami kegagalan AIS meskipun telah menerapkan perbaikan tersebut.
Baca Juga: BYD Perkuat Pasar Eropa melalui Kesepakatan Distribusi Suku Cadang di Italia
Penyelidikan ini mencakup beberapa model Honda, termasuk SUV Pilot (tahun produksi 2016 hingga 2025) dan truk pikap Ridgeline (tahun produksi 2020 hingga 2025), serta model lainnya.
Menurut Kantor Investigasi Cacat NHTSA, telah tercatat 1.384 insiden terkait masalah ini, termasuk empat kecelakaan atau kebakaran dan dua insiden yang menyebabkan cedera.
Penelitian ini bertujuan menilai potensi cacat keselamatan serta mengumpulkan lebih banyak data terkait kampanye layanan perbaikan yang dilakukan Honda.
Artikel Terkait
Elf Alami Rem Blong, Kecelakaan di Jalur Mudik Nagreg Bandung
Toyota Rush Terbakar di Tol Nganjuk Saat Jemput Keluarga Mudik
Presiden Prabowo Resmikan PP Tuntas untuk Lindungi Anak dari Ancaman Digital
Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Tetap untuk April hingga Juni 2025
BYD Perkuat Pasar Eropa melalui Kesepakatan Distribusi Suku Cadang di Italia