ibrah

Mengapa Islam Mengajarkan Kita untuk Selalu Berhati-hati dalam Berbicara?

Kamis, 27 Maret 2025 | 16:39 WIB
Mengapa Islam Mengajarkan Kita untuk Selalu Berhati-hati dalam Berbicara? (Foto/YouTube)

3. Perkataan yang Menyakiti Bisa Merusak Hubungan Sesama

Sering kali, masalah dalam hubungan keluarga, persahabatan, dan pekerjaan terjadi karena ucapan yang menyakitkan. Kata-kata yang kasar, hinaan, atau sindiran bisa meninggalkan luka dalam hati orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Dia tidak boleh menzalimi dan menghinanya." (HR. Muslim)

Menjaga lisan berarti menjaga hubungan baik dengan sesama. Sebaliknya, lisan yang tidak terkontrol bisa merusak kepercayaan dan menciptakan permusuhan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Cara Menghindari Dosa yang Sering Dilakukan

4. Diam Kadang Lebih Baik daripada Berbicara

Tidak semua hal perlu diucapkan. Kadang, diam adalah pilihan terbaik agar tidak menyakiti orang lain atau terlibat dalam perbincangan yang tidak bermanfaat.

Rasulullah SAW bersabda:

"Diam adalah kebijaksanaan, tetapi sedikit sekali orang yang melakukannya." (HR. Baihaqi)

Diam bukan berarti tidak peduli, tetapi lebih kepada menahan diri dari perkataan yang bisa membawa keburukan. Jika tidak yakin apakah kata-kata kita baik atau tidak, lebih baik memilih untuk diam.

5. Lisan yang Tidak Dijaga Bisa Menjadi Sebab Kehancuran

Ada banyak contoh dalam kehidupan nyata di mana seseorang kehilangan pekerjaan, pertemanan, atau bahkan rumah tangganya karena perkataan yang tidak terkontrol. Bahkan, dalam Islam, perkataan yang salah bisa membawa seseorang ke dalam neraka.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang diridhai oleh Allah yang ia tidak mengira akan mendapatkan (pahala) karenanya, maka Allah mencatat untuknya keridhaan-Nya hingga hari ia bertemu dengan-Nya. Dan sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang dimurkai oleh Allah yang ia tidak mengira akan mendapatkan (dosa) karenanya, maka Allah mencatat untuknya kemurkaan-Nya hingga hari ia bertemu dengan-Nya." (HR. Tirmidzi)

Dari hadis ini, kita belajar bahwa satu kata saja bisa menentukan kebahagiaan atau kesengsaraan kita di akhirat. Oleh karena itu, menjaga lisan adalah hal yang sangat penting.

6. Perkataan Baik Bisa Menjadi Sumber Pahala

Sebaliknya, berbicara dengan baik dan penuh hikmah bisa mendatangkan pahala yang besar. Mengucapkan salam, memberi nasihat yang baik, dan berkata lembut kepada orang lain adalah bagian dari ibadah.

Allah berfirman:

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB