IFA.id -- Menghormati orang tua dan guru adalah salah satu ajaran utama dalam Islam. Orang tua adalah sebab keberadaan kita di dunia, sementara guru adalah sosok yang membimbing dan memberikan ilmu untuk menjalani kehidupan.
Islam menekankan pentingnya menghormati mereka sebagai wujud bakti dan rasa syukur atas jasa-jasa yang telah diberikan.
Dengan menghormati orang tua dan guru, seseorang akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.
Baca Juga: Amalan Pembuka Rezeki, Inilah 7 Cara agar Hidup Lebih Berkah dan Lapang
Kewajiban Menghormati Orang Tua dalam Islam
Allah SWT memerintahkan setiap Muslim untuk berbakti kepada kedua orang tua. Dalam Al-Qur’an, perintah untuk menghormati orang tua bahkan disandingkan dengan kewajiban bertauhid kepada Allah:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)
Dalam ayat ini, Allah mengingatkan manusia agar selalu menghargai dan berterima kasih kepada orang tua.
Bentuk penghormatan ini bisa dilakukan dengan berbicara lembut, bersikap sopan, membantu mereka dalam kesulitan, dan mendoakan mereka setiap waktu.
Baca Juga: Tips Mengendalikan Amarah Menurut Islam agar Tidak Merugikan Diri Sendiri
Dampak Positif Berbakti kepada Orang Tua
Menghormati dan berbakti kepada orang tua memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat, di antaranya:
-
Mendapat Ridha Allah: Rasulullah SAW bersabda, “Ridha Allah tergantung kepada ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung kepada murka kedua orang tua.” (HR. Tirmidzi)
-
Panjang Umur dan Rezeki yang Berkah: Dalam hadis lain, Nabi SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi,” termasuk dengan orang tua (HR. Bukhari dan Muslim).
-
Ketenangan Hati: Seseorang yang berbakti kepada orang tuanya akan mendapatkan ketenangan jiwa dan kebahagiaan.