Kamis, 4 Juni 2026

Menghormati Orang Tua dan Guru dalam Islam agar Hidup Penuh Berkah

Gilang Fajar, Ifa.id
- Senin, 10 Maret 2025 | 16:57 WIB
Menghormati Orang Tua dan Guru dalam Islam agar Hidup Penuh Berkah (Foto/YouTube)
Menghormati Orang Tua dan Guru dalam Islam agar Hidup Penuh Berkah (Foto/YouTube)

IFA.id -- Menghormati orang tua dan guru adalah salah satu ajaran utama dalam Islam. Orang tua adalah sebab keberadaan kita di dunia, sementara guru adalah sosok yang membimbing dan memberikan ilmu untuk menjalani kehidupan.

Islam menekankan pentingnya menghormati mereka sebagai wujud bakti dan rasa syukur atas jasa-jasa yang telah diberikan.

Dengan menghormati orang tua dan guru, seseorang akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.

Baca Juga: Amalan Pembuka Rezeki, Inilah 7 Cara agar Hidup Lebih Berkah dan Lapang

Kewajiban Menghormati Orang Tua dalam Islam

Allah SWT memerintahkan setiap Muslim untuk berbakti kepada kedua orang tua. Dalam Al-Qur’an, perintah untuk menghormati orang tua bahkan disandingkan dengan kewajiban bertauhid kepada Allah:

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Dalam ayat ini, Allah mengingatkan manusia agar selalu menghargai dan berterima kasih kepada orang tua.

Bentuk penghormatan ini bisa dilakukan dengan berbicara lembut, bersikap sopan, membantu mereka dalam kesulitan, dan mendoakan mereka setiap waktu.

Baca Juga: Tips Mengendalikan Amarah Menurut Islam agar Tidak Merugikan Diri Sendiri

Dampak Positif Berbakti kepada Orang Tua

Menghormati dan berbakti kepada orang tua memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat, di antaranya:

  • Mendapat Ridha Allah: Rasulullah SAW bersabda, “Ridha Allah tergantung kepada ridha kedua orang tua, dan murka Allah tergantung kepada murka kedua orang tua.” (HR. Tirmidzi)

  • Panjang Umur dan Rezeki yang Berkah: Dalam hadis lain, Nabi SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi,” termasuk dengan orang tua (HR. Bukhari dan Muslim).

  • Ketenangan Hati: Seseorang yang berbakti kepada orang tuanya akan mendapatkan ketenangan jiwa dan kebahagiaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X