IFA.id -- Di tengah gempuran budaya konsumtif yang kian masif, ajaran Islam tentang hidup sederhana dan tidak boros menjadi semakin relevan.
Islam tidak melarang umatnya untuk menikmati kemewahan dunia, namun menekankan pentingnya keseimbangan dan pengendalian diri.
Gaya hidup sederhana bukan hanya tentang hemat uang, tetapi juga tentang menjaga lingkungan, meningkatkan rasa syukur, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Keberhasilan yang Berkah: Perspektif Islam tentang Sukses yang Hakiki
Sederhana dan Tidak Boros dalam Al-Quran dan Hadis
Al-Quran dengan tegas melarang perilaku boros dan berlebih-lebihan. Dalam Surah Al-Isra' ayat 26-27, Allah SWT berfirman:
"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya."
Ayat ini mengingatkan bahwa harta yang kita miliki bukanlah sepenuhnya milik kita. Ada hak orang lain yang harus kita tunaikan, seperti hak keluarga, orang miskin, dan musafir. Menggunakan harta secara boros berarti mengabaikan hak orang lain dan mengikuti jejak setan.
Rasulullah SAW juga memberikan contoh langsung tentang hidup sederhana. Beliau adalah seorang pemimpin yang sangat berpengaruh, tetapi hidupnya sangat sederhana.
Beliau makan makanan yang sederhana, berpakaian yang sederhana, dan tidur di atas tikar yang kasar.
Beliau mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam urusan dunia dan lebih fokus pada urusan akhirat.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah, tanpa berlebih-lebihan dan tanpa kesombongan." (HR. Bukhari)
Hadis ini memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim menggunakan harta yang dimilikinya.
Kita boleh menikmati makanan, minuman, dan pakaian yang baik, tetapi jangan sampai berlebih-lebihan atau sombong. Kita juga harus bersedekah kepada orang yang membutuhkan.