Kamis, 4 Juni 2026

Berkah dalam Kesederhanaan: Menemukan Kebahagiaan dalam Gaya Hidup Hemat

Gilang Fajar, Ifa.id
- Jumat, 28 Februari 2025 | 19:35 WIB
Berkah dalam Kesederhanaan: Menemukan Kebahagiaan dalam Gaya Hidup Hemat (Foto/YouTube)
Berkah dalam Kesederhanaan: Menemukan Kebahagiaan dalam Gaya Hidup Hemat (Foto/YouTube)

IFA.id -- Di tengah gempuran budaya konsumtif yang kian masif, ajaran Islam tentang hidup sederhana dan tidak boros menjadi semakin relevan.

Islam tidak melarang umatnya untuk menikmati kemewahan dunia, namun menekankan pentingnya keseimbangan dan pengendalian diri.

Gaya hidup sederhana bukan hanya tentang hemat uang, tetapi juga tentang menjaga lingkungan, meningkatkan rasa syukur, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Keberhasilan yang Berkah: Perspektif Islam tentang Sukses yang Hakiki

Sederhana dan Tidak Boros dalam Al-Quran dan Hadis

Al-Quran dengan tegas melarang perilaku boros dan berlebih-lebihan. Dalam Surah Al-Isra' ayat 26-27, Allah SWT berfirman:

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya."

Ayat ini mengingatkan bahwa harta yang kita miliki bukanlah sepenuhnya milik kita. Ada hak orang lain yang harus kita tunaikan, seperti hak keluarga, orang miskin, dan musafir. Menggunakan harta secara boros berarti mengabaikan hak orang lain dan mengikuti jejak setan.

Rasulullah SAW juga memberikan contoh langsung tentang hidup sederhana. Beliau adalah seorang pemimpin yang sangat berpengaruh, tetapi hidupnya sangat sederhana.

Beliau makan makanan yang sederhana, berpakaian yang sederhana, dan tidur di atas tikar yang kasar.

Beliau mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam urusan dunia dan lebih fokus pada urusan akhirat.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah, tanpa berlebih-lebihan dan tanpa kesombongan." (HR. Bukhari)

Hadis ini memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim menggunakan harta yang dimilikinya.

Kita boleh menikmati makanan, minuman, dan pakaian yang baik, tetapi jangan sampai berlebih-lebihan atau sombong. Kita juga harus bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X