Baca Juga: Ketika Kaum Murtad Memberontak : Perlawanan Abu Bakar dalam Mempertahankan Islam
Pusat Perjuangan dan Simbol Keteguhan
Masjid Al-Aqsa telah menjadi saksi dari berbagai peristiwa besar dalam sejarah Islam, termasuk perjuangan melawan pasukan Salib pada abad ke-12.
Salah satu tokoh penting dalam upaya pembebasan Masjid Al-Aqsa dari tangan Tentara Salib adalah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi.
Dengan kepemimpinannya yang bijaksana dan strategi militer yang luar biasa, ia berhasil merebut kembali Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa pada tahun 1187 M setelah Perang Hattin.
Hingga saat ini, Masjid Al-Aqsa masih menjadi simbol keteguhan dan perjuangan bagi umat Islam. Keberadaannya terus dipertahankan oleh masyarakat Muslim di Palestina meskipun menghadapi berbagai tantangan dan ancaman.
Baca Juga: Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq: Sahabat Setia Nabi yang Pertama Masuk Islam
Keutamaan Masjid Al-Aqsa dalam Islam
Banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang menegaskan keutamaan Masjid Al-Aqsa. Beberapa di antaranya adalah:
-
Salah satu dari tiga masjid yang dianjurkan untuk dikunjungi Nabi Muhammad SAW bersabda: "Tidak boleh melakukan perjalanan jauh kecuali ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim)
-
Salah satu tempat yang dianjurkan untuk melakukan salat Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa salat di Masjid Al-Aqsa memiliki pahala yang besar: "Salat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali lipat, di Masjid Nabawi 1.000 kali lipat, dan di Masjid Al-Aqsa 500 kali lipat dibandingkan salat di tempat lain." (HR. Ibnu Majah)
-
Diberkahi sekelilingnya Allah SWT menyebut Masjid Al-Aqsa sebagai tempat yang diberkahi dalam Surah Al-Isra. Banyak ulama menafsirkan bahwa berkah ini tidak hanya mencakup Yerusalem, tetapi juga wilayah Syam secara keseluruhan.
Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Sebagai tempat suci ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Al-Aqsa menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, termasuk peristiwa Isra Mi’raj, sebagai kiblat pertama umat Islam, serta perjuangan umat Muslim dalam mempertahankan kehormatannya.
Keutamaan dan sejarah panjang Masjid Al-Aqsa menjadikannya bagian penting dari warisan Islam yang harus senantiasa dijaga dan dilestarikan oleh umat Islam di seluruh dunia.