Baca Juga: Mengapa Nabi Muhammad Dijuluki Al-Amin?
3. Terbelahnya Laut Merah
Salah satu mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Musa AS adalah membelah Laut Merah. Mukjizat ini terjadi ketika Nabi Musa AS dan Bani Israil dikejar oleh pasukan Firaun setelah mereka diperintahkan untuk meninggalkan Mesir.
Dalam kondisi terjepit antara pasukan Firaun dan laut, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa AS untuk memukulkan tongkatnya ke laut.
Allah berfirman: "Maka Kami wahyukan kepada Musa, 'Pukullah laut itu dengan tongkatmu.' Maka terbelahlah laut itu dan setiap belahan seperti gunung yang besar." (QS. Asy-Syu’ara: 63)
Laut pun terbelah menjadi dua bagian, menciptakan jalan kering bagi Bani Israil untuk melintas dengan selamat.
Namun, ketika Firaun dan pasukannya mencoba mengejar, air laut kembali menyatu dan menenggelamkan mereka.
Baca Juga: Cara Mengatasi Rasa Lapar dan Haus Saat Puasa dengan Bijak
4. Manna dan Salwa untuk Bani Israil
Setelah berhasil melarikan diri dari Mesir, Bani Israil menghadapi tantangan di padang pasir, termasuk kelaparan dan kehausan.
Allah SWT kemudian menurunkan rezeki berupa makanan dari langit yang disebut manna dan salwa. Manna adalah makanan manis seperti madu, sedangkan salwa adalah burung yang bisa mereka tangkap dengan mudah.
Allah berfirman: "Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu manna dan salwa. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu." (QS. Al-Baqarah: 57)
Mukjizat ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada Bani Israil meskipun mereka sering membangkang terhadap ajaran Nabi Musa AS.
Baca Juga: Menghindari Ghibah dan Perbuatan Sia-sia Saat Berpuasa
5. Air dari Batu
Ketika Bani Israil kehausan di padang pasir, mereka mengeluh kepada Nabi Musa AS. Atas perintah Allah, Nabi Musa AS memukulkan tongkatnya ke sebuah batu, lalu dari batu tersebut memancarlah dua belas mata air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan semua suku Bani Israil.
Allah berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu!' Maka memancarlah darinya dua belas mata air.
Sungguh, setiap suku telah mengetahui tempat minumnya masing-masing." (QS. Al-Baqarah: 60)