ibrah

Rahasia Ashabul Kahfi, Mengapa Mereka Tertidur Ratusan Tahun?

Jumat, 21 Februari 2025 | 22:50 WIB
Rahasia Ashabul Kahfi, Mengapa Mereka Tertidur Ratusan Tahun? (Foto/YouTube)

IFA.id -- Kisah Ashabul Kahfi merupakan salah satu peristiwa menakjubkan yang disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Kahfi ayat 9-26.

Kisah ini menceritakan sekelompok pemuda beriman yang melarikan diri dari penguasa zalim dan tertidur di dalam gua selama 309 tahun.

Kisah mereka mengandung banyak hikmah, seperti keimanan yang teguh, perlindungan Allah terhadap hamba-Nya yang taat, serta kekuasaan Allah atas waktu dan kehidupan.

Kisah ini juga menjadi bukti bahwa allah berkuasa atas segala sesuatu, termasuk membolak-balikkan keadaan dunia dalam sekejap.

Baca Juga: Strategi Cerdas di Perjanjian Hudaibiyah; Dari Gencatan Senjata hingga Fathu Makkah

Latar Belakang Kisah Ashabul Kahfi

Pada suatu masa, di sebuah negeri yang dipimpin oleh seorang raja yang zalim, hidup sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah.

Raja tersebut memaksakan keyakinan kepada rakyatnya dan mengharuskan mereka menyembah berhala.

Namun, para pemuda ini menolak perintah raja dan tetap teguh dalam keimanan mereka. Mereka lebih memilih meninggalkan negeri mereka daripada harus mengikuti kesyirikan yang dipaksakan oleh penguasa.

Dalam Surah Al-Kahfi ayat 13, Allah menggambarkan bahwa mereka adalah para pemuda yang memiliki keimanan kuat, dan Allah menambahkan petunjuk bagi mereka.

Mereka pun memutuskan untuk bersembunyi di dalam sebuah gua untuk menyelamatkan diri dari kekejaman sang raja. Di dalam gua itulah, Allah memberikan keajaiban besar kepada mereka.

Keajaiban Tidur 309 Tahun

Setelah masuk ke dalam gua, Allah menidurkan para pemuda tersebut dalam keadaan yang tidak biasa. Mereka tertidur dalam waktu yang sangat lama, selama 309 tahun menurut perhitungan kalender Qamariyah (Hijriyah), atau 300 tahun menurut kalender Syamsiyah (Masehi), sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Kahfi ayat 25.

Yang lebih menakjubkan, Allah menjaga tubuh mereka selama tertidur. Dalam Surah Al-Kahfi ayat 18, Allah menjelaskan bahwa tubuh mereka dibalikkan ke kanan dan ke kiri agar tidak mengalami kerusakan seperti orang yang berbaring terlalu lama.

Bahkan, mata mereka tetap terbuka agar terlihat seolah-olah masih hidup. Seekor anjing yang ikut bersama mereka juga tetap berada di mulut gua dalam posisi siaga.

Allah juga menjadikan gua tersebut memiliki pencahayaan yang unik, sehingga sinar matahari masuk dengan cara yang tidak membahayakan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa Allah benar-benar menjaga hamba-Nya yang beriman.

Baca Juga: Yerusalem dan Salahuddin Al-Ayyubi: Perjuangan, Kemenangan, dan Toleransi Seorang Pemimpin

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB