Penggemarnya memberikan reaksi beragam terhadap keputusannya, beberapa menyambutnya dengan antusias, sementara yang lain menyebutnya sebagai pengkhianat.
Yusuf memilih untuk meninggalkan karir musik pop yang telah membawanya ke puncak ketenaran setelah konversi.
Ia tidak ingin menjadi munafik dan merasa bertanggung jawab untuk menjalankan keyakinan barunya.
Setelah lebih dari dua puluh tahun meninggalkan dunia musik, Yusuf Islam akhirnya kembali ke panggung pada tahun 2006.
Baca Juga: Festival Daerah Lokal yang Masih Bertahan di Indonesia: Mempertahankan Budaya dan Tradisi
Namun, melalui lagu-lagu religius dan amal, ia membawa pesan yang lebih mendalam dan spiritual.
Ia terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan amal untuk komunitas muslim di London dan di seluruh dunia dengan royalti musiknya.
Yusuf juga aktif dalam pendidikan dan penyebaran informasi tentang islam kepada masyarakat luas.
Melalui musik dan kegiatan sosialnya, dia berusaha untuk mengurangi kesalahpahaman tentang agama. Musik menurutnya bukan hanya hiburan, tetapi juga sebagai alat untuk menyebarkan pesan damai.
(Dinda Putri R)