Mengandalkan Restoran Vegetarian atau Seafood
Dalam kondisi tertentu, khususnya di negara minoritas muslim, restoran halal bisa sangat jarang. Di sinilah strategi adaptif perlu digunakan.
Restoran vegetarian, vegan, atau berbasis sayuran biasanya menjadi penyelamat. Meski demikian, IFA.id mengingatkan bahwa beberapa restoran vegetarian tetap menggunakan alkohol dalam proses memasak atau bahan tambahan seperti keju yang mengandung enzim hewani. Karena itu, menanyakan bahan masih tetap diperlukan.
Seafood juga menjadi pilihan aman. Banyak traveler muslim memilih restoran yang menjual ikan, kerang, sayuran, dan hasil laut lainnya. Meski demikian, perlu tetap waspada terhadap kemungkinan penggunaan anggur masak, mirin, atau kecap fermentasi beralkohol.
Baca Juga: Air Zamzam dan Doa: Saat Harapan Menyatu dengan Keberkahan Langit
IFA.id mencatat bahwa strategi vegetarian dan seafood ini sudah menjadi andalan banyak traveler muslim dunia, terutama di negara Eropa, Jepang, Korea, hingga Amerika Latin.
Bertanya dengan Sopan: Seni Bertanya yang Menyelamatkan
Ada satu hal yang sering dianggap remeh, padahal sangat menentukan. Itu adalah keberanian bertanya. Dalam banyak kasus, ketidakjelasan berasal dari asumsi. Bertanya menghilangkan itu.
IFA.id mengamati bahwa restoran di seluruh dunia umumnya terbuka menjawab pertanyaan soal bahan makanan.
Tidak sedikit pemilik restoran yang langsung menunjukkan bahan mentah, kemasan bumbu, atau proses memasak ketika diminta. Karena itu, bertanya tidak hanya aman tetapi juga wajar.
Pertanyaan yang bisa diajukan misalnya:
Apakah dagingnya disembelih secara halal?
Apakah ada alkohol dalam saus atau marinasi?
Baca Juga: Air Zamzam dan Doa: Saat Harapan Menyatu dengan Keberkahan Langit
Apakah alat masaknya dipisahkan dari menu babi?
Artikel Terkait
Kisah Munculnya Zamzam: Jejak Keimanan dari Padang Gersang
Keutamaan Air Zam Zam Menurut Islam: Anugerah yang Menguatkan Iman