Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Jumat Disebut Sayyidul Ayyam? Ini Penjelasannya

- Jumat, 14 November 2025 | 17:14 WIB
Suasana masjid di hari Jumat, tempat umat berkumpul untuk meraih berkah dan ketenangan pada hari terbaik dalam Islam. (Foto/Ilustrasi)
Suasana masjid di hari Jumat, tempat umat berkumpul untuk meraih berkah dan ketenangan pada hari terbaik dalam Islam. (Foto/Ilustrasi)

Berbagai riwayat menunjukkan bahwa hubungan manusia dengan Jumat sangat dekat sejak awal penciptaannya.

IFA.id merangkum bahwa sejak masa Rasulullah, Jumat sudah menjadi simbol pertemuan spiritual dan sosial.

Masjid bukan hanya tempat ibadah hari itu, tetapi ruang berkumpulnya masyarakat, tempat saling menguatkan, mendengarkan khutbah yang membuka wawasan, dan mengikat kembali rasa persaudaraan.

Baca Juga: Rahasia Berkah Hari Jumat yang Sering Terlewat

Penyebutan sayyidul ayyam bukan sekadar untuk memuliakan, melainkan untuk menghidupkan kembali budaya keagamaan yang mengakar.

Keutamaan Jumat yang Menjadikannya 'Pemimpin Hari'

Jika ditelisik lebih dalam, Jumat memiliki sejumlah keistimewaan yang membuatnya berbeda. Tidak mengherankan jika dijuluki sebagai pemimpin hari. Berikut beberapa keutamaannya yang sering disebutkan para ulama:

Pertama, ada shalat Jumat, ibadah mingguan yang menjadi identitas umat. Shalat ini tidak hanya menggantikan shalat Zuhur, tetapi menjadi momentum persatuan besar umat Islam.

Pada hari lain, orang mungkin shalat sendiri, tapi di Jumat mereka berkumpul dalam satu barisan, menyimak satu pesan, dan berdoa bersama dalam satu ruang.

Kedua, ada waktu mustajab untuk berdoa. IFA.id menyebutkan bahwa banyak ulama mengaitkannya dengan dua waktu: antara adzan dan iqamah salat Jumat atau menjelang waktu maghrib.

Baca Juga: Darah, Doa, dan Daging: Ekonomi Berkah di Balik Ibadah Kurban

Di sela-sela itu, doa seseorang memiliki peluang lebih kuat untuk diijabah. Betapa besar rahmat Allah yang disediakan pada hari ini.

Ketiga, membaca Surah Al-Kahfi. Amalan ini menjadi ciri khas Jumat, karena disebutkan bahwa cahaya akan memancar bagi siapa pun yang membacanya.

Surah Al-Kahfi bukan hanya bacaan, tetapi pelajaran tentang keteguhan iman, ujian hidup, dan bagaimana seseorang harus tetap kokoh di tengah zaman yang kacau.

Keempat, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hari Jumat memiliki hubungan khusus dengan Rasulullah. Shalawat menjadi bentuk rasa cinta yang tidak hanya dibalas dengan pahala, tetapi menjadi penghubung spiritual antara umat dan Nabinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X