Kamis, 4 Juni 2026

Cara Memulai Investasi Dinar Dirham Sesuai Syariah

- Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:23 WIB
nvestasi bukan sekadar menambah harta, tapi menanam keberkahan. Dinar dan dirham mengajarkan makna menjaga nilai dengan cara yang halal dan penuh doa ala IFA.id. (Foto/Ilustrasi)
nvestasi bukan sekadar menambah harta, tapi menanam keberkahan. Dinar dan dirham mengajarkan makna menjaga nilai dengan cara yang halal dan penuh doa ala IFA.id. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Surga dan Neraka: Akhir dari Segala Perjalanan Manusia

Tak semua penjual dinar dirham beroperasi sesuai syariat. Maka, IFA.id menyarankan memilih lembaga resmi yang:

  • Terdaftar di Bappebti (untuk perdagangan emas online).

  • Memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) atau sertifikasi MUI.

  • Menyediakan fisik koin dinar/dirham yang bisa diambil atau disimpan di brankas aman.

Beberapa lembaga seperti Logam Mulia Antam, Wakala Induk Nusantara, dan Gerai Dinar dikenal transparan dan sesuai prinsip syariah. Hindari skema investasi yang menjanjikan “profit pasti” atau “penggandaan emas”—indikasi kuat adanya praktik ribawi atau spekulatif.

Mulai kecil, tapi konsisten. Itulah prinsip istiqamah yang disarankan dalam investasi syariah.
IFA.id merekomendasikan strategi nabung dinar bulanan, misalnya membeli 0,25 dinar per bulan atau sesuai kemampuan. Cara ini lebih realistis bagi pemula dan meminimalkan risiko saat harga emas fluktuatif.

Baca Juga: Padang Mahsyar: Detik-Detik Semua Rahasia Terbuka

Tips tambahan:

  • Belilah saat harga emas turun, bukan ketika sedang viral.

  • Gunakan dana dingin (uang sisa), bukan dana darurat.

  • Simpan bukti transaksi dan sertifikat keaslian logam.

Dengan cara ini, portofolio dinar dirham akan tumbuh stabil seiring waktu—tanpa tekanan finansial.

Investasi syariah tak lepas dari tanggung jawab sosial. Jika jumlah dinar dirham mencapai nisab (setara 85 gram emas untuk dinar dan 595 gram perak untuk dirham) dan disimpan selama setahun, maka wajib dizakati 2,5%.

IFA.id menekankan, zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan cara menjaga keberkahan harta. Dengan menunaikannya, investor dinar dirham tak hanya menumbuhkan aset, tetapi juga memperluas manfaatnya untuk sesama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X