Kamis, 4 Juni 2026

Islam Mengajarkan Cara Menghadapi Overthinking dengan Bijak

Gilang Fajar, Ifa.id
- Minggu, 30 Maret 2025 | 16:40 WIB
Islam Mengajarkan Cara Menghadapi Overthinking dengan Bijak (Foto/YouTube)
Islam Mengajarkan Cara Menghadapi Overthinking dengan Bijak (Foto/YouTube)

IFA.id -- Overthinking atau berpikir berlebihan sering kali membuat hati gelisah dan sulit merasa tenang.

Pikiran yang terus-menerus mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi bisa mengganggu kesehatan mental dan spiritual.

Dalam Islam, ketenangan hati adalah sesuatu yang sangat dijaga, dan ada banyak ajaran yang membantu kita mengatasi overthinking.

Baca Juga: Al-Qur’an Mengajarkan Mengapa Hidup Penuh Tantangan dan Bagaimana Menghadapinya

1. Menyadari Bahwa Semua Sudah dalam Ketetapan Allah

Salah satu penyebab utama overthinking adalah rasa takut terhadap masa depan atau menyesali masa lalu. Islam mengajarkan kita untuk beriman kepada takdir Allah.

"Katakanlah: ‘Tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.’"
(QS. At-Taubah: 51)

Dengan memahami bahwa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah, kita bisa lebih tenang dan tidak terbebani oleh pikiran yang berlebihan.

2. Perbanyak Dzikir dan Doa

Dzikir adalah cara paling ampuh untuk menenangkan hati yang gelisah. Allah berfirman:

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang."
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Beberapa dzikir yang bisa diamalkan untuk mengurangi overthinking:

  • Hasbunallahu wa ni’mal wakil (Cukuplah Allah sebagai penolong kami)

  • La hawla wa la quwwata illa billah (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)

  • Membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur

Dengan membiasakan dzikir, hati akan lebih damai dan pikiran menjadi lebih jernih.

3. Fokus pada Usaha, Bukan Hanya Pikiran

Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar (usaha) dan tawakal (berserah diri). Overthinking sering terjadi karena seseorang terlalu fokus pada hasil yang belum terjadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X