IFA.id -- Amarah adalah bagian dari emosi manusia yang wajar, tetapi dalam Islam, kita diajarkan untuk mengendalikannya agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Rasulullah SAW menekankan pentingnya kesabaran dan menahan emosi dalam berbagai hadis. Berikut adalah beberapa cara mengendalikan amarah menurut Islam.
Baca Juga: Menjalani Hidup dengan Sabar: Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang Allah
Mengingat Keutamaan Sabar
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa orang-orang yang sabar akan mendapatkan balasan yang luar biasa.
Dalam surah Al-Baqarah ayat 153, Allah berfirman: "Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." Dengan mengingat ayat ini, kita bisa lebih tenang dan mengurangi rasa marah yang berlebihan.
Beristighfar dan Berlindung kepada Allah
Ketika marah, dianjurkan untuk segera beristighfar dan berlindung kepada Allah dari godaan setan.
Rasulullah SAW bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian marah, hendaklah ia mengucapkan ‘A’udzu billahi minasy-syaithanir rajim’ (Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)." (HR. Bukhari dan Muslim).
Diam dan Menjaga Lisan
Salah satu cara terbaik untuk menghindari pertengkaran yang disebabkan oleh amarah adalah dengan diam.
Rasulullah SAW bersabda: "Jika engkau marah, maka diamlah." (HR. Ahmad). Dengan diam, kita mencegah kata-kata yang menyakiti orang lain keluar dari mulut kita.
Baca Juga: 7 Doa yang Bisa Menenangkan Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup
Mengubah Posisi dan Berwudhu
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian marah dalam keadaan berdiri, maka hendaklah ia duduk.
Jika belum hilang, maka hendaklah ia berbaring." (HR. Abu Dawud). Selain itu, berwudhu juga dianjurkan karena air wudhu dapat meredakan panasnya amarah.
Mengingat Akibat dari Kemarahan
Kemarahan yang tidak terkendali bisa membawa dampak buruk, baik terhadap hubungan sosial maupun kesehatan. Islam mengajarkan agar kita berpikir sebelum bertindak agar tidak menyesal di kemudian hari.
Menjaga Pola Hidup Sehat
Kesehatan mental dan fisik yang baik juga membantu dalam mengendalikan amarah. Pola makan yang sehat, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga dapat mengurangi tingkat stres yang berkontribusi pada kemarahan.
Baca Juga: Menemukan Ketenangan: Cara Islam Mengajarkan Tawakal dalam Menghadapi Stres
Artikel Terkait
Menemukan Kedamaian dalam Hidup dengan Mengikuti Ajaran Islam
Mengapa Overthinking Itu Berbahaya? Ini Solusi Islami untuk Mengatasinya
Menemukan Ketenangan: Cara Islam Mengajarkan Tawakal dalam Menghadapi Stres
7 Doa yang Bisa Menenangkan Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup
Menjalani Hidup dengan Sabar: Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang Allah